Hari Relawan Internasional, Begini Harapan Pengurus Lingkar Donor Darah Mamuju

Relawan di seluruh dunia menyambut momentum peringatan Hari Relawan Internasional yang jatuh tepat hari ini Rabu 5 Desember 2018.

Hari Relawan Internasional, Begini Harapan Pengurus Lingkar Donor Darah Mamuju
dok_pribadi Sarliana
Pengurus Lingkar Donor Darah Mamuju Sarliana (25) 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Relawan di seluruh dunia menyambut momentum peringatan Hari Relawan Internasional yang jatuh tepat hari ini Rabu 5 Desember 2018.

Di momentum Hari Relawan Internasional Pengurus Lingkar Donor Darah Mamuju Sarliana (25) menaruh harapan besar, agar pemerintah daerah benar-benar memberikan parhatian yang serius kepada seluruh relawan.

Baca: Transaksi Via Internet dan Mobile Banking Bank Victoria Gratis, 2019 Fokus SME dan Komersial

Baca: Cerita Penyandang Disabilitas di Pangkep, Selesaikan Kuliah dan Sekarang Jadi Penyelenggara Pemilu  

Menurutnya, selama ini relawan di Sulawesi Barat, khususnya di Kabupaten Mamuju, belum mendapat perhatian yang serius. Utamanya, dalam hal penyediaan fasilitas pendukung dalam bergerak.

"Tantangan kami sebagai relawan pendonor darah di Mamuju, sejauh ini yang paling sulit adalah ketika salah satu peralatan transfusi darah tidak ada (habis). Tak ada lagi yang bisa kami lakukan selain menunggu, pasien yang membutuhkan darahpun harus menunggu hingga peralatan tersebut tersedia kembali,"kata Sarliana kepada TribunSulbar.com, Rabu (5/12/2018).

Olehnya, kata Alumni Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Mamuju itu, dukungan pemerintah sebagai penentu kebijakan di daerah sangatlah dibutuhkan relawan, sebab menjadi kekuatan bagi para relawan khususnya di Mamuju dalam bergerak untuk kemanusiaan.

"Yang menjadi dasar kami bergerak adalah dukungan. Sehingga tentu harapannya pemerintah dan para relawan ke depan bisa bersinergi demi memudahkan kerja-kerja kemanusiaan teman-teman relawan,"ujarnya.

Dikatakan, Lingkar Donor Darah Mamuju, yang sudah ada sejak tahun 2015, hadir untuk membantu pasien yang membutuhkan darah, mencari relawan pendonor dan mendampinginya hingga proses donor darah selesai di UTD.

"Kadangkala jika berkenan, pendonor ikut mengunjungi pasien yang membutuhkan darah untuk sekadar memberikan semangat dan doa agar lekas sehat kembali,"ucapnya.

Nanna sapaannya, menyampaikan segenap keluarga besar Relawan Lingkar Donor Darah Mamuju mengucapkan banyak terima kasih kepada para relawan pendonor yang telah menyumbangkan darahnya secara sukarela dan bersedia menjadi pendonor tetap untuk membantu orang yang sedang membutuhkan.

Baca: 493 Penyandang Disabilitas Punya Hak Pilih di Toraja Utara

Baca: Lezatnya Ayam Geprek Mozarella Sambal Kemangi Ala Momo Pedas Pangkep

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved