Liga 1 2018

Robert Mengaku Punya Bukti Soal Match Fixing di Indonesia

Robert Rene Alberts menjawab pertanyaan wartawan soal isu Match Fixing atau pengaturan skor di Sepakbola Indonesia.

Robert Mengaku Punya Bukti Soal Match Fixing di Indonesia
alfian/ tribun timur
Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts, tetap tak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas hasil seri pada laga kontra Bhayangkara FC, Senin (3/12/2018) di Stadion PTIK, Jakarta. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts menjawab pertanyaan wartawan soal isu Match Fixing atau pengaturan skor di Sepakbola Indonesia.

Pertanyaan tersebut diajukan usai PSM ditahan imbang Bhayangkara FC 0-0, Senin (3/12/2018) di Stadion PTIK, Jakarta.

Soal Match Fixing, pelatih asal Belanda itu pertama-tama meminta wartawan melakukan investigasi.

"Soal match fixing, lakukan pekerjaanmu dan mulailah investigasi," ajaknya.

Lebih lanjut pelatih yang membawa Arema Indonesia juara Liga tahun 2010 itu mengungkapkan jika kejadian serupa terkait Match Fixing pernah ia alami.

Baca: Pelatih PSM Ungkap Punya Bukti Pengaturan Skor: Persija Jakarta Peluang Besar Juara Liga 1

Baca: PSM Imbang dengan Bhayangkara FC, Marc Klok: Saya Bersedih dan Merasa Kosong

"Dan saya pernah mengalami di Malaysia dan Singapura namun ini berbeda di Indonesia, dimana ada beberapa orang yang terlibat," lanjutnya.

Kabar buruk tim Juku Eja pascalaga Bhayangkara FC vs PSM Makassar berakhir imbang dengan skor 0-0
Kabar buruk tim Juku Eja pascalaga Bhayangkara FC vs PSM Makassar berakhir imbang dengan skor 0-0 (Superball.id)

Robert kembali mengajak para wartawan mempertimbangkan untuk membuat judul soal Match Fixing.

Alasannya bahwa judul tersebut pasti akan laku dan dibaca banyak orang.

Baca: Peluang Juara PSM Masih Terbuka, Aksa Mahmud: Demi Harga Diri Masyarakat Sulsel!

Baca: Klasemen Liga 1 Hari Ini Usai PSM Imbang: Persija di Puncak, PSM Masih Bisa Juara, Ini Syaratnya!

Suasana laga Bhayangkara FC kontra PSM Makassar
Suasana laga Bhayangkara FC kontra PSM Makassar (alfian/tribun)

"Tapi kalau saya wartawan yang bagus, ini adalah judul yang bagus kalian harus korek betul-betul soal ini. Dan jika itu diangkat ke koran maka koran itu akan laku karena semua orang ingin membacanya," ajaknya lagi.

Sebelum menutup jawaban atas pertanyaan Match Fixing, Robert mengaku memiliki bukti.

Hanya saja ia enggan membeberkannya.

"Dan kalau kau mau bukti saya punya tapi saya tidak mau memberitahu kamu," tutupnya.

Penulis: Alfian
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved