Kejari Makassar Limpahkan Berkas Pengedar Rokok Ilegal ke Pengadilan

-Sindikat pelaku peredaran rokok ilegal di Makassar, Sulawesi Selatan dengan tersangka,Try Sutrisno Affandi, segera diadili di Pengadilan Negeri Makas

Kejari Makassar Limpahkan Berkas Pengedar Rokok Ilegal ke Pengadilan
sanovra/tribuntimur.com
Suasana pemusnahan Minuman Keras dan rokok ilegal yang berlangsung di Gedung Keuangan Negara, Makassar, Sulsel, Rabu (4/7). Kanwil Bea Cukai Sulbagsel berhasil menyita 23 juta batang rokok ilegal senilai Rp15,4 miliar dan 53.800 botol minuman keras ilegal senilai Rp9,2 miliar dengan kerugian negara yang diselamatkan Rp7,1 miliar, hasil operasi pada 2017 hingga pertengahan 2018. kegiatan ini dihadiri Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo bersama Kakanwil Direktorat Jenderal Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan (Sulbangsel) Untung Basuki, Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Hardiyato dan perwakilan Lantamal VI Makassar Kolonerl Luddy. 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Sindikat pelaku peredaran rokok ilegal di Makassar, Sulawesi Selatan dengan tersangka,Try Sutrisno Affandi, segera diadili di Pengadilan Negeri Makassar

Persidangan ini setelah Kejaksaan Negeri Makassar melimpahkan berkas tersangka ke Pengadilan Negeri Makassar sejak Senin (03/12/2018) kemarin.

"Sudah dilimpah ke Pengadilan, sisa kita menunggu penetapan jadwal hari sidang," kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Makassar, Andi Helmi

Menurut Helmi untuk persidangan terdakwa, pihaknya telah menunjuk sekitar enam orang Jaksa Penuntut Umum baik dari Kejari maupun Kejati Sulselbar.

Baca: Begal Sadis Ditangkap Polres Gowa, Punya 12 Catatan Kriminal! Ini Lokasinya Beraksi

Baca: Bupati Sinjai Andi Seto Kunjungan Kerja ke Banyuwangi Belajar Smart Kampung

Sekedar diketahui tersangka saat ini ditahan di Lembaga Rumah Tahan (Rutan) Gunung Sari kelas 1 Makassar.

Pria asa Kolaka ini ditahan setelah melalui proses pelimpahan tahap dua (penyerahan tersangka dan barang bukti) dari penyidik Bea Cukai Kantor Wilayah Sulsel sejak Kamis (15/11/2018) lalu.

Tersangka Try Sutrisno merupakan salah satu karyawan swasta ditetapkan sebagai tersangka karena terlibat peredaran atau penjualan rokok ilegal.

Rokok ilegal diedarkan berbagai macam jenis dan tidak memiliki label pita cukai. Dari tangannya penyidik menyita 250 karton rokok ilegal.

Baca: Perceraian di Maros Didominasi Umur 25 Tahun

Baca: Senat Unsulbar Segera Kirim Hasil Penetapan Calon Rektor ke Menristek Dikti

Baca: Fakta Mobil yang Terbakar di Jl Boulevard Makassar, Baru Diservis Pukul 16.07 Wita

"Totalnya ada sekitar 100.000 batang rokok dengan berbagai merek," tutur Helmi.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved