Ingin Liput Kasus Cerai di PA Maros, Jurnalis Ini Dimintai Surat Tugas

Tiga orang jurnalis cetak di Maros mengaku kecewa dengan sikap Sekretaris Pengadilan Agama Maros, Yusran.

Ingin Liput Kasus Cerai di PA Maros, Jurnalis Ini Dimintai Surat Tugas
ansar/tribunmaros.com
Jurnalis harian yang bertugas di Maros. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

 TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Tiga orang jurnalis cetak di Maros mengaku kecewa dengan sikap Sekretaris Pengadilan Agama Maros, Yusran.

Yusran diduga mempersulit media saat akan meliput terkait angka kasus perceraiandi Maros, Selasa (4/12/2018).

Penuturan Bahar, seorang jurnalis yang menyaksikan kejadian itu, awak media yang di halangi itu yakni jurnalis media Saudagar, Ulil Amri  dan dua rekannya.

"Dia bilang, mana surat tugasnya. Tidak boleh meminta data di sini, sebelum ada surat tugas. Ini lembaga formal, jadi tidak sembarang," kata Bahar menirukan gaya bicara Yusran.

Tiga jurnalis tersebut bahkan diancam oleh Yusran. Mereka diancam akan dilaporkan ke pimpinannya masing-masing.

"Yusran ini mengaku mengenal banyak wartawan senior di Makassar. Makanya dia mau melaporkan rekan kami ke bosnya," katanya.

Sementara Yusran mengatakan, meski jurnalis dan ingin meliput, tetap harus dihalangi sebelum ada surat tugas dari kantor masing-masing.

"Disini beda dengan semua instansi yang ada di Maros. Mahasiswa saja harus bersurat jika mau ambil data penelitian," katanya.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

ii
Penulis: Ansar
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved