Pertamina Serukan Truk Industri Tak Gunakan Solar

Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar terjadi di sebagian wilayah Enrekang, Sidrap, Parepare, Pinrang dan Barru.

Pertamina Serukan Truk Industri Tak Gunakan Solar
Roby Hervindo
Unit Manager Communication & CSR MOR VII, M Roby Hervindo

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar terjadi di sebagian wilayah Enrekang, Sidrap, Parepare, Pinrang dan Barru (Ajatappareng).

Bahkan, pemberitaan TribunSidrap sebelumnya menyebutkan, sulitnya mendapatkan solar sudah berlangsung selama sebulan terakhir.

Hal ini meresahkan para pemilik mobil disel, serta kalangan pengusaha yang memakai solar.

Menanggapi hal tersebut, Unit Manager Communication & CSR MOR VII Sulawesi, M Roby Hervindo yang dihubungi Senin (3/12/2018) tidak menapik hal tersebut.

Baca: TPA Borong Manempa Dikeluhkan Warga, DPRD Bulukumba Bakal Gelar RDP

Baca: Sekda Luwu Jadi Inspektur Upcara HUT Ke-47 Korpri di Lapangan Kantor Bupati

Baca: Bhayangkara FC vs PSM - Guru MTS di Bulukumba: Kemenangan di dua Laga Terakhir Harga Mati

"Di beberapa daerah bahkan sampai ke Kendari, Sulawesi Tenggara BBM jenis Solar memang sedang meningkat konsumsinya. Kondisinya sama, yang antre truk industri. Padahal mereka tidak boleh pakai Solar," katanya.

Pertamina tidak diam. "Kami paralel koordinasi sama Pemda untuk turut mengawasi penyaluran solar bersubsidi agar tepat sasaran," katanya.

"Sekaligus memperketat pengawasan di SPBU dan mengingatkan kembali kepada petugas SPBU agar tidak melayani pembelian solar subsidi oleh kendaraan industri," lanjutnya.

Menurutnya, tidak hanya Sidrap beberapa kabupaten/kota pun mengalami hal yang sama seperti di Pinrang, Parepare, Palopo, dan Palu.

"Untuk Palu memang sempat ada hambatan di penyaluran karena kapal tanker terkendala ombak besar. Sehingga dilakukan alih suplai dari TBBM (Terminal Bahan Bakar Minyak) terdekat. Tapi sudah normal kembali," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved