Warga Kacibo Tanam Pohon Pisang Sepanjang 2 Km di Badan Jalan, Begini Reaksi Wakil Bupati Bulukumba

Aksi tanam pohon pisang dan pohon kelapa sebagai aksi protes kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba.

TRIBUN TIMUR/SYAMSUL BAHRI
Warga Kacibo, Desa Swatani, Kecamatan Rilau Ale melakukan aksi tanam pohon pisang dan pohon kelapa di atas badan jalan, Jumat (30/11). Warga kesal karena jalanan mereka tidak pernah diperhatikan pemerintah daerah. (Foto-Samba). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUNTIMUR.COM, BULUKUMBA - Warga Kacibo, Swatani Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, menggelar aksi tanam pohon pisang dan kelapa di jalan kampung mereka sepanjang dua kilometer, Jumat (30/11/2018) sore.

Warga Kacibo melakukan aksi tanam pohon pisang dan pohon kelapa sebagai aksi protes kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba.

Warga kesal karena sejak desa itu terbentuk 30 tahun lalu jalanan warga yang dihuni sekitar 400 jiwa lebih wajib pilih ini belum pernah diaspal maupun dihotmix.

"Aksi ini sebagai bentuk protes kepada pemerintah di Bulukumba yang tidak peduli kondisi jalan kami di tempat ini," kata Tokoh Masyarakat Kacibo Muh Nasir.

Baca: Google Doodle Maria Walanda Maramis, Berikut Jasa dan Kehebatan Beliau yang Patut Dikenang

Baca: BREAKING NEWS: Begini Kronologi Pemuda yang Tersambar Petir di Bajeng Gowa

Baca: Hanya 4 Jam, 101 Unit Rumah Seharga Miliaran Rupiah Milik Summarecon, Sold Out!

Sebanyak 100 lebih batang pohon pisang dan pohon kelapa ditanam warga di sepanjang jalan tersebut. Jalanan mereka yang butuh dibenahi sepanjang empat kilometar. Jalan kabupaten di desa ini menghubungkan Desa Balong, Kecamatan Ujung Loe.

Warga mengungkap bahwa setiap kemarau tiba, warga yang bermukim di sepanjang jalan tersebut tiap hari hirup abu. Dan tentu menyulitkan ibu hamil yang berkendara melintasi jalan tersebut. Jalan itu dibenahi warga sejak tahun 1992 lalu dalam bentuk perkerasan dengan cara swadaya.

Di dalam kampung tersebut juga terdapat tiga lokasi galian tambang C. Kacibo adalah salah satu daerah di Bulukumba penghasil lada, karet dan tambang pasir.

Pada Agustus lalu juga terdapat warga di Desa Bontoharu melakukan aksi tanam pohon pisang di atas badan jalan. Mereka kesal karena setiam musim pemilihan tim sukses ramai-ramai masuk janjikan jalan mulus. (*)

Wakil Bupati Bulukumba Perintahakan PU Tinjau Lokasi

Halaman
12
Penulis: Samsul Bahri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved