Jadikan Bandara Hasanuddin Tempat Belanja, AP I SHIAM Temu Relasi Bisnis di Dalton

Co General Manager SHIAM, Djon Herry dalam siaran persnya menuturkan, belanja di bandara merupakan suatu hal yang ingin dibentuk PT Angkasa Pura I

Jadikan Bandara Hasanuddin Tempat Belanja, AP I SHIAM Temu Relasi Bisnis di Dalton
fadli/tribuntimur.com
Suasana Tenant Gathering 2018 di Hotel Dalton Jl Perintis Kemerdekaan Makassar, Rabu (28/11/2018). Tenant Gathering 2018 ini mengangkat tema Creating Shopping Ambience at The Airport. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Angkasa Pura I (Persero) Sultan Hasanuddin International Airport Makassar (SHIAM) terus menjalin dan memperkuat relasi bisnisnya dengan mitra dan calon mitra usaha.

Salah satunya dengan menggelar Tenant Gathering 2018 di Hotel Dalton Jl Perintis Kemerdekaan Makassar, Rabu (28/11/2018). Tenant Gathering 2018 ini mengangkat tema Creating Shopping Ambience at The Airport.

Co General Manager SHIAM, Djon Herry dalam siaran persnya menuturkan, belanja di bandara merupakan suatu hal yang ingin dibentuk PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola bandara untuk meningkatkan pendapatan nonaeronautika.

"Nah, hal tersebut memerlukan kerjasama antara mitra usaha dengan PT Angkasa Pura untuk menciptakan suasana belanja di Bandara," katanya.

Pada 2017, penumpang di SHIAM mencapai angka 12 juta. Jumlah penumpang telah melebihi kapasitas terminal bandara yang didesain untuk menampung 7 juta penumpang per tahunnya.

"Untuk itu tahun depan, kami akan memperluas terminal Bandara Internasional Sultan Hasanuddin yang dapat menampung sebanyak 15 juta penumpang pertahun," kata Djon.

Ahmad Syaugi Shahab selaku Vice Preseident Nonaeronautical Business PT AP I menambahkan, jumlah tersebut diharapkan dapat menarik minat para pelaku usaha untuk bekerjasama dengan PT AP I SHIAM karena peluang usaha terbuka lebar di Bandara.

"Pengembangan bandara akan dilakukan dan ini akan membuka peluang usaha bagi pengusaha atau calon mitra yang ingin bekerja sama dengan PT Angkasa Pura I (Persero)," ujarnya.

Berusaha di bandara tentunya memiliki karakteristik dan aturan yang berbeda dari tempat usaha lainnya.

Prinsip Safety, Security, Service dan Compliance (3S + 1C) harus selalu diterapkan pada kegiatan yang dilakukan di area bandara termasuk kegiatan mitra usaha.

"Namun aspek kenyamanan juga merupakan hal yang penting untuk mendorong minat penumpang untuk mau berlama-lama di Bandara. Jadi penumpang bisa belanja atau pun mencicipi makanan dan minuman di bandara," katanya.

Pada gathering tersebut, dihadiri 110 peserta yang terdiri dari 83 mitra usaha dan 27 calon mitra usaha bandara ini dikemas dengan suasana semiformal dan pada sharing session, mitra dan calon mitra usaha dapat memberi masukan, pertanyaan ataupun pengalaman selama menjalakan usaha di bandara.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved