Breaking News:

Pemilu 2019

Bawaslu Makassar Mulai Copot APK Peserta Pemilu

Spanduk dan baliho pasangan calon presiden, (caleg) DPR RI, DPRD provinsi, dan kabupaten/kota serta baliho

Penulis: Abdul Azis | Editor: Nurul Adha Islamiah
Dok Anggota Bawaslu Makassar Zulfikarnain
Alat peraga kampanye (APK) milik peserta Pemilu 2019 yang dicopot Bawaslu Makassar bekerjasama dengan pemerintah kecamatan, kepolisian, dan Satpol PP Makassar, Sabtu (25/11/2018) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) Kota Makassar melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) peserta Pemilihan umum (Pemilu) 2019.

Spanduk dan baliho pasangan calon presiden dan wakil presiden, calon anggota legislatif (caleg) DPR RI, DPRD provinsi, dan kabupaten/kota serta baliho calon anggota DPD RI dicopot.

Oleh Bawaslu Makassar, ribuan alat peraga kampanye peserta pemilu yang melanggar dicopot, kemudian diangkut menggunakan kendaraan operasional milik Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah kota (Pemkot) Makassar.

Baca: Peluang Persib Juara Sudah Tertutup, Kini Hanya PSM & Persija, ini 2 Laga Sisa, Siapa Juara Liga 1?

Baca: REI Sulsel: Segmen Menengah di Sulsel Masih Bergairah

Baca: Seleksi Sekprov Sulsel Dibuka Senin, Nurdin Abdullah: Bersyarat Silakan Ikut

"Sudah dua malam kami jalan. Kami bekerjasama sama pemerintah kecamatan, kepolisian, dan Satpol PP," kata Komisioner Divisi Pengawasan dan Hubungan Lembaga Bawaslu Makassar, Zulfikarnain, Minggu (25/11/2018).

Fikar sapaannya menambahkan, penertiban APK peserta pemilu tidak hanya dilakukan di 18 titik terang atau bebas APK. Namun pencopotan APK berupa baliho dan spanduk juga dilakukan diluar zona.

Misalnya, lanjut Fikar, peserta pemilu yang memasang alat peraga di pohon, dan tiang listrik. Apalagi disekitar rumah ibadah serta tempat pelayanan umum itu dicopot.

"Kalau dipasang di pohon dan tiang listrik kita copot. Kecuali mereka pasang bukan di dua tempat itu kita biarkan. Tapi kalau di 18 titik, biar bukan di pohon dan tiang listrik tetap kita cabut karena itu melanggar," kata Fikar.

Dari pantauan Tribun, Minggu (25/11/2018) alat peraga kampanye peserta pemilu yang tadinya menjamur di sepanjang Jl Malengkeri, Jl Dg Tata Raya, Jl Dg Ngeppe, dan Jl Kumala, Makassar sudah bersih dari APK peserta pemilu.

"Kita tidak copot APK yang tidak terpasang di pohon dan tiang listrik. Makanya, biasa kita jumpai ada satu atau dua baliho masih terpasang disitu meski sudah penertiban," jelas Fikar.(ziz)


Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved