Aru: Kami Sudah Sosialisasi ke Caleg Larangan Memasang APK

Spanduk dan baliho pasangan calon presiden dan wakil presiden, calon anggota legislatif (caleg) DPR RI, DPRD provinsi, dan kabupaten/kota

Aru: Kami Sudah Sosialisasi ke Caleg Larangan Memasang APK
abdul azis/tribun-timur.com
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Makassar, Farouk M Beta 

Laporan Wartawan Tribun Timur Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) Kota Makassar melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) peserta Pemilihan umum (Pemilu) 2019.

Spanduk dan baliho pasangan calon presiden dan wakil presiden, calon anggota legislatif (caleg) DPR RI, DPRD provinsi, dan kabupaten/kota serta baliho calon anggota DPD RI dicopot.

Terkait hal itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Makassar, Farouk M Beta, mengaku rutin sosialisasi terkait larangan memasang APK kepada calon anggota legislatif (caleg) partai Golkar di zona terlarang.

“Kami sudah minta kepada seluruh caleg Golkar Makassar untuk tidak memasang alat peraga di tempat terlarang,” kata Aru sapaannya, Minggu (25/11/2018).

Ketua DPRD Makassar itu pun berharap agar seluruh caleg Golkar Makassar mematuhi aturan yang ada. Khususnya terkait aturan pemasangan baliho, spanduk, dan umbul-umbul caleg.

“Jadi kita jauh hari sudah sampaikan kepada caleg,” ujar Aru yang juga Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar.

Sebelumnya, KPU Sulsel meminta peserta pemilu untuk tidak memasang alat peraga kampanye disembarang tempat.

“Kami minta semua peserta pemilu taati aturan. Tempat pemasangan APK sudah kita sampaikan ke peserta,” ujar Kasubag Teknis KPU Sulsel Muhammad Asri belum lama ini.

Penulis: Abdul Azis
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved