Canggih, Petani Sidrap Tanam Padi Pakai Mesin Transplanter

Mesin ini menanam padi secara otomatis, dirancang ringan dan dilengkapi alat pengapung agar tidak tenggelam dilumpur sawah saat menanam.

Canggih, Petani Sidrap Tanam Padi Pakai Mesin Transplanter
TRIBUN TIMUR/M HARIS SYAH
Petani di Kabupaten Sidrap menggunakan Rice Transplanter, Sabtu (24/11/2018). (foto: M Haris Syah/TribunSidrap.com) 

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, M Haris Syah

TRIBUNSIDRAP.COM, MARITENGNGAE -- Petani di Kabupaten Sidrap memulai musim tanam, seiring musim penghujan yang mulai tiba.

Pantauan TribunSidrap.com di persawahan Kecamatan Maritengngae, sejumlah petani menggunakan mesin rice transplanter. Mesin seharga Rp 75 juta per unit ini merupakan bantuan Dinas Pertanian Sidrap.

Mesin ini menanam padi secara otomatis, dirancang ringan dan dilengkapi alat pengapung agar tidak tenggelam dilumpur sawah saat menanam.

Salah satu petani, Kamaluddin mengaku sangat terbantu dengan adanya mesin ini. "Sudah 2-3 kali musim tanam mulai digunakan. Memang sangat bermanfaat," katanya kepada TribunSidrap.com, Sabtu 24/11.

Manfaatnya antaralain, lebih cepat, praktis dan efisien. Alat ini mengatasi kelangkaan buruh atau tenaga tanam bibit dimusim tanam.

Padi yang ditanam dengan transplanter lebih tahan hama dibanding metode tradisional maupun metode tanam benih langsung (tabela). Padi yang ditanam dengan model tabela, kerap rusak dimakan keong.

Selain itu, produksi menjadi lebih tinggi karena jarak tanam yang presisi.

"Kalau pakai orang (buruh tanam, red), jarak tanam sekitar 30x30 cm. Dengan transplanter ini bisa diatur, sampai 20x25 cm. Itu meningkatkan kepadatan sawah, produksi jadi bertambah," tandasnya. (*)

Penulis: M haris syah
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved