BREAKING NEWS

BREAKING NEWS: Tukang Bentor yang Tikam Wanita Muda di Hotel Asia Makassar Terancam 5 Tahun Penjara

Polsek Panakkukang berhasil meringkus terduga pelaku penganiayaan dan penikaman terhadap wanita muda, di Hotel Asia, Jl Pengayoman, Panakkukang

BREAKING NEWS: Tukang Bentor yang Tikam Wanita Muda di Hotel Asia Makassar Terancam 5 Tahun Penjara
amiruddin/tribunsidrap.com
Terduga pelaku penganiayaan seorang wanita muda di Hotel Asia, Jl Pengayoman, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Selasa (20/11/2018) sore kemarin, berhasil dibekuk polisi. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Amiruddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Polsek Panakkukang berhasil meringkus terduga pelaku penganiayaan dan penikaman terhadap wanita muda, di Hotel Asia, Jl Pengayoman, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Rabu (21/11/2018) dini hari.

Tak butuh waktu lama, Unit Resmob Polsek Panakkukang bersama Jatanras Polrestabes Makassar, yang dibackup Tim Khusus Polda Sulsel meringkus seorang pria bernama Afandi (19).

Warga Jl Sungai Walanae, Kecamatan Makassar, Kota Makassar itu diduga sebagai pelaku penikaman wanita muda bernama Riska Ananda Amelia (23), di kamar 222 Hotel Asia Makassar, Selasa (20/11/2018).

Kapolsek Panakkukang, Kompol Ananda Fauzi Harahap mengatakan pria berprofesi sebagai tukang becak motor (bentor) itu, terancam dijerat Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Korban - Seorang wanita muda diduga ditikam di Hotel Asia Makassar.  (DOK. POLSEK PANAKKUKANG).
Korban - Seorang wanita muda diduga ditikam di Hotel Asia Makassar. (DOK. POLSEK PANAKKUKANG). (DOK POLSEK PANAKKUKANG)

"Terduga pelaku penganiayaan di Hotel Asia Makassar, untuk sementara terancam dijerat Pasal 351 Ayat 2 KUHP," kata Ananda Fauzi Harahap, kepada tribuntimur.com, Kamis (22/11/2018).

Pasal 351 Ayat 2 KUHP diketahui berbunyi, "Jika perbuatan mengakibatkan luka-luka berat, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun."

Saat ini, tukang bentor tersebut sudah berada di Mapolsek Panakkukang, guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Selain mengamankan Afandi, polisi juga menyita barang bukti berupa ponsel, handuk, kondom merek sutra, badik, dan pakaian yang diduga dikenakan terduga pelaku melancarkan aksinya.

Saat diinterogasi polisi, Afandi mengakui perbuatannya.

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved