Pemilu 2018

VIDEO: Alasan 24 PPS dan PPK Tanete Riaja Barru Mengundurkan Diri

Jelang Pemilu 2019, 24 penyelenggara Pemilu di Barru secara mendadak mengundurkan diri.

Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS

TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Jelang Pemilu 2019, 24 penyelenggara Pemilu di Barru secara mendadak mengundurkan diri.

24 penyelenggara yang terdiri dari 21 PPS dan tiga PPK dari Tanete Riaja Barru itu beramai-ramai mendatangi kantor KPU Barru.

Mereka berkumpul di aula kantor KPU Barru yang berlokasi di Jl HM Saleh Lawa, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (21/11/2018).

Di hadapan para komisioner KPU Barru, mereka pun menyampaikan niat atau kedatangannya ke KPU Barru.

"Kedatangan kami ke sini untuk menyampaikan aspirasi sekaligus ingin mengundurkan diri sebagai penyelenggara Pemilu 2019," kata Ahmad, ketua PPK Tanete Riaja mewakili penyampaian aspirasi rekan-rakannya.

Dia beralasan, bahwa para PPK dan PPS tersebut ingin mengundurkan diri lantaran tidak terima adanya Panwas dan mantan PPK dari Tanete Riaja diangkat menjadi PPK oleh KPU Barru.

"Kemarin KPU melakukan perekrutan PPK tambahan dua orang, tapi yang diterima adalah Panwas, Ramli dan mantan PPK Tanete Riaja, Alimuddin. Kami tidak sepakat jika dua orang itu yang diangkat menjadi PPK karena kami merasa tidak cocok. Olehnya itu kami semua ingin mengundurkan diri," ungkapnya.

Menurut Ahmad, sesama penyelenggara Pemilu mestinya harus ada sinergi untuk bisa diajak bekerja bersama.

"Rekan-rekan PPK yang diterapkan itu adalah kerja dan kerja. Sementara kami tahu karakter dua PPK yang diangkat oleh KPU ini, makanya kami tidak sepakat," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Akbar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved