Petisi Tertibkan PKL Al Markaz, Danny Pomanto: Cocok, Bagus itu

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto mengaku setuju dan mendukung petisi itu.

Petisi Tertibkan PKL Al Markaz, Danny Pomanto: Cocok, Bagus itu
fahrizal/tribuntimur,com
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sulawesi Selatan, Prof Hasyim Aidid membuat petisi di situs Change.org, terkait penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Al Markaz.

Petisi yang berjudul "Bersihkan dan Benahi Trotoar Sekeliling Masjid Al Markaz Al Islamy Makassar" ini, telah ditandatangani lebih dari 500 orang.

Baca: ZenFone Max Pro M2 Khusus Gamers Bakal Rilis di Indonesia 11 Desember 2018

Baca: Prof NA Ajak Petani Sidrap Terlibat Ekspor Talas ke Jepang

Hasyim Aidid dalam petisinya mengatakan, trotoar sekeliling Mesjid Al Markaz Al Islami Jendral M Yusuf sangat jorok dan kotor, atau dalam istilah Makassarnya "rantasa."

Menurutnya, hal ini disebabkan karena trotoar tersebut dipenuhi gubuk-gubuk kayu para PKL, dan kegiatan tetap pencucian motor, penjual kelapa, dan lain-lain.

Menanggapi petisi itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto mengaku setuju dan mendukung petisi itu.

Menurut Danny, Petisi itu akan mendorong dan mempercepat proses pemindahan para PKL ke Kanrerong Karebosi.

"Cocok, bagus itu. Itu malah mendorong mereka para PKL untuk mempercepat pemindahan, sementara kita juga akan mempercepat Kanrerong. Kan mereka sudah terdaftar di situ, ada 47 PKL kalau tidak salah yang akan pindah," kata Danny, Rabu (21/11/2018).

Menurut Danny, Kanrerong secara fisik sudah siap, namun ada beberapa kendala yang menghambat, tapi. menurutnya itu telah diselesaikan.

Baca: KPU Wajo Tetapkan Nama Anggota PPK, Ini Daftarnya

Baca: Relawan Jaringan Masyarakat Bantaeng Deklarasi Menangkan Jokowi - Maruf Amin

"Semuanya siap, cuma memang kemarin ada kendala tapi sudah selesai, Perwalinya sudah saya tanda tangani, segera kita masuk. Tapi bagus, desak saja, bahwa memang kaki lima menjadi persoalan kota ini, terutama persoalan Al Markaz. Saya setuju itu," tegas Danny. (*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

nn
Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved