Gempa Bumi Mamasa

Ribuan Warga Mamasa Masih Tinggal di Pengungsian, TNI dan BPBD Lakukan Ini

Gempa yang terus terjadi membuat warga yang mengungsi enggan kembali ke rumah dan memilih tunggal di tempat terbuka karena trauma.

Ribuan Warga Mamasa Masih Tinggal di Pengungsian, TNI dan BPBD Lakukan Ini
Nurhadi/TribunSulbar
Anggota TNI dari Kodim 1402/Polmas bersama BPBD dan Tim BMKG dari wilayah IV Makassar terus mengajak warga masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang namun harus waspada. 

TRIBUNSULBAR.COM, MAMASA - Akibat rentetan gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, warga masih terus bertahan di posko pengungsian hingga, Senin (19/11/2018)

Gempa yang terus terjadi membuat warga yang mengungsi enggan kembali ke rumah dan memilih tunggal di tempat terbuka karena trauma.

Anggota TNI dari Kodim 1402 Polmas bersama BPBD dan Tim BMKG dari wilayah IV Makassar terus mengajak warga masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang namun harus waspada.

Baca: Peringati HKN ke 54, Bupati Soppeng Ajak Masyarakat Tingkatkan Derajat Kesehatan

Baca: Obama Diam-diam Dirikan Rumah Singgah untuk Korban Bencana Palu

Baca: Genjot Infrastruktur, NA Perintahkan TP2D dan Bina Marga Tinjau Seko

Dandim 1402/Polmas Letkol Arh Dedi Setia Arianto juga menginstruksikan jajarannya, utamanya Koramil 1402-05/Mamasa dan Koramil 1402-08/Sumarorong, untuk terus memantau perkembangan situasi di wilayah gempa dan membantu penyaluran bantuan kepada para pengungsi.

"Saya perintahkan para anggota TNI bersama BPBD untuk membantu penyaluran bantuan dan obat obatan, hingga saat ini tim BMKG wilayah IV Makassar dan dari BMKG Pusat masih berada di Mamasa sehingga saya perintahkan anggota Babinsa mendampingi mereka sekaligus tetap mengajak masyarakat agar tidak panik namun harus tetap waspada,"kata Letkol Dedi Setya dalam rilis yang diterima TribunSulbar.com.

Sementara itu, menurut Komandan Koramil Sumarorong, Kapten Inf Wowo Sugarwo, masih ada sekitar 4000 pengungsi di Kecamatan Sumarorong, Mamasa, Sulbar.

"Berdasarkan informasi yang kami himpun dari anggota TNI dan BPBD, bahwa masih ada warga meninggalkan Mamasa untuk bergabung dengan pengungsi lainnya di Sumarorong, bahkan keluar dari Kabupaten Mamasa karena gempa yang masih terjadi," ujar Kapten Wowo.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:

Follow juga akun instagram official kami: 

(*)
Penulis: Nurhadi
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved