UKM Sulsel

Produksi Keripik Gurih, UKM Magfirah Raih Sertifikat LPPOM MUI

Salahsatunya Usaha Kecil Menengah (UKM) Magfirah. Memproduksi berbagai olahan keripik.

Produksi Keripik Gurih, UKM Magfirah Raih Sertifikat LPPOM MUI
Nur Fajriani
Owner Usaha Kecil Menengah (UKM) Magfirah, M Tahir memegang produk olahan keripik gurihnya 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Nur Fajriani R

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Provinsi Sulawesi Selatan telah memberikan sertifikat halal kepada sejumlah perusahaan makanan dan minuman di Sulsel.

Salahsatunya Usaha Kecil Menengah (UKM) Magfirah. Memproduksi berbagai olahan keripik.

UKM magfirah berdiri sejak 2013. Yang dimiliki Muh Tahir R (54) asal Makassar.

Baca: TERUNGKAP Rupanya Ada Rumus Jokowi di Balik Gugur Massal Peserta SKD CPNS 2018, Bagaimana Tes SKB?

Baca: Pemkab Bantaeng Bakal Gelar Pawai Songkolo Maudu Pada Maulid Nabi

Baca: BREAKING NEWS: SMI Makassar Unjukrasa di Pertigaan Jl Alauddin-Pettarani, Ini Tuntutannya

Sebelumnya Muh Tahir bekerja sebagai marketing di salah satu perusahaan swasta di Kota Makassar selama 25 tahun.

Setelah resign dari pekerjaan lamanya ia kemudian merencanakan membuat usaha kecil-kecilan yaitu dengan mencoba usaha keripik singkong.

"Kebetulan saya punya hobi masak, jadi coba racik bumbu sendiri, jadilah keripik ini," ujarnya.

UKM yang beralamat di Jl Dg Tata 4 dan BTN Pao-pao permai, Sungguminasa ini meraih sertifikat halal pada bulan oktober 2018. Selain keripik ia juga berjualan kacang bumbu dan berinovasi resep lainnya.

"Kalau sekarang baru mencoba lagi sambal terasi. Saat ini masih rasa balado, tapi saya juga mau coba buat rasa baru lagi," tambahnya.

Halaman
Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved