UKM Sulsel

Bersertifikat Halal, Produk Abon Telur di Maros Dipasarkan di Mal

Produk UKM Mia Abon milik Salmia, sudah memiliki sertifikat halal bernomor 06050011941018 dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Bersertifikat Halal, Produk Abon Telur di Maros Dipasarkan di Mal
ansar/tribunmaros.com
Pengusaha kecil menengah di Lingkungan Amarang, Kelurahan Borong, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Salmia, memperlihatkan produk abon telurnya saat berada di rumah. 

"Setelah mengikuti pelatihan tahun 2018, saya mulai mendapat pengetahuan. Teman juga bertambah. Di tempat pelatihan kami sharing-sharing kepada pengusaha yang telah memiliki label halal," katanya.

Setelah mengetahui cara permohohan label halal, Salmia mulai melakukan pengurusan dan melampirkan berkas yang dibutuhkan.

Namun, Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, memberikan sertifikat halal secara gratis ke produk Salmia. Hal tersebut merupakan hadiahnya selama latihan.

Saat label halal rampung, Salmia memawarkan produknya untuk dipasarkan ke Grand Mal Mandai. Saat itu, manajemen langsung menyetujuinya.

Pihak Grand Mal juga ingin memanfaatkan produk lokal Maros, untuk dikonsumsi maupun dijual. Setelah itu, Salmia menyupalai abon ke Grand Mal.

"Produk saya sudah dipasarkan ke Grand Mal Maros, Backlove Bandara, Zazil Bakery, Land Antang, dan juga beberapa teman dari Makassar sebagai reseller," katanya.

Salmia memastikan, pelanggan tidak akan kecewa jika mengkonsumsi produknya. Pasalnya, abon telur miliknya, enak, gurih, tanpa bahan pengawet dan dijamin halal.

Penulis: Ansar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved