Pemkab, Kejari, dan Polres Bantaeng MoU Kasus Korupsi, Ketua Pemuda Lira: Kasihan Sekali!

Salah satunya adalah Ketua DPD Pemuda LIRa Bantaeng, Yusdanar yang menganggap hal itu adalah angin segar untuk para koruptor.

Pemkab, Kejari, dan Polres Bantaeng MoU Kasus Korupsi, Ketua Pemuda Lira: Kasihan Sekali!
Edi Hermawan/TribunBantaeng.com
Ketua DPD Pemuda Lira Bantaeng, Yusdanar. 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - MoU antara Pemkab, Kejaksaan dan Polres Bantaeng tentang penanganan korupsi langsung disikapi sejumlah pihak.

Salah satunya adalah Ketua DPD Pemuda LIRa Bantaeng, Yusdanar yang menganggap hal itu adalah angin segar untuk para koruptor.

Dia bahkan mengaggap MoU itu seolah melindungi mereka yang punya niat jahat untuk mencuri uang rakyat.

"Kasihan sekali, jika KPK sedang gencar-gencarnya tangkapi koruptor. Di Bantaeng justeru koruptor seperti dilindungi," ujarnya kepada TribunBantaeng.com, Jumat (16/11/2018).

Sehingga menurutnya, pantas saja laporan-laporan dugaan korupsi yang masuk ke penegak hukum statusnya tidak ada kejelasan dan cenderung diacukan.

Hal itu juga dirasa bakal menjadi presidium buruk untuk kepercayaan publik kepada penegak hukum.

"Dengan MoU ini kepercayaan publik akan semakin rendah bahkan tidak percaya lagi dengan pencegah hukum," tuturnya.

Seperti diketahui, Pemkab Bantaeng menandatangani MoU dengan Kejari dan Polres Bantaeng terkait penanganan korupsi.

Diatur dalam MoU itu tentang penanganan laporan atau pengaduan masyarakat yang berindikasi pada tindak pidana korupsi diserahkan dulu kepada Inspektorat untuk diselesaikan.

Penegak hukum barulah bisa melanjutkan pemeriksaan jika dalam waktu 60 hari Inspektorat tidak mampu menyelesaikan persoalan dimaksud.

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved