Mau Masuk Surga, Tahanan Rutan Enrekang Buang Alat Vitalnya ke Closet

Pria asal Desa Buntu Mondong, Kecamatan Buntu Batu, Kabupaten Enrekang itu, nekad memotong alat vitalnya sendiri menggunakan cutter.

Mau Masuk Surga, Tahanan Rutan Enrekang Buang Alat Vitalnya ke Closet
Muh Azis Albar/Tribunenrekang.com
Rutan Kelas IIB Enrekang 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Entah apa dipikiran seorang tahanan di Rutan Kelas IIB Enrekang, IS (28).

Pria asal Desa Buntu Mondong, Kecamatan Buntu Batu, Kabupaten Enrekang itu, nekad memotong alat vitalnya sendiri menggunakan cutter.

Potongan alat vitalnya kemudian dia buang ke closet rutan.

Potongan alat vital itu kemudian ditemukan oleh tahanan lainnya yang hendak buang air, dan kemudian melaporkannya ke petugas rutan.

Kejadian tersebut dibenarkan Kepala Rutan Kelas IIB Enrekang, Tubagus M Chaidir, saat ditemui TribunEnrekang.com, Jumat (16/11/2018).

Menurut Tubagus, berdasarkan pengakuan IS, dia memotong alat vitalnya sendiri setelah mendapat bisikan.

"Ia memang pada hari Rabu pagi lalu, seorang tahanan kita nekad memotong alat vitalnya. Kita belum tahu pasti alasannya karena sedikit ngawur, karena saat ditanyakan dia mengaku diperintah oleh Tuhan agar bisa masuk surga," kata Tubagus.

Bahkan, lanjut Tubagus, usai memotong alat vitalnya sendiri tidak ada tanda-tanda IS merasakan sakit atau pun menyesal.

"Justru tahanan tersebut merasa senang usai memotong alat vitalnya karena katanya sudah jalankan perintah Tuhan," ujarnya.

Tubagus menjelaskan, IS merupakan tahanan titipan kejaksaan karena status hukumnya belum diputus lantaran masih menunggu jadwal persidangan.

IS ditahan lantaran kasus penganiayaan ringan atau pemukulan Pasal 351 ayat 1 KUHP yang dilakukannya terhadap pamannya sendiri.

"Saya juga kaget dengan perbuatannya karena saat masuk di sini, IS terlihat normal-normal saja, tak ada tanda-tanda depresi berat," tutur Tubagus.

Saat ini IS sedang menjalani proses perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Massenrempulu Enrekang.

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved