Angka Kematian Ibu Jadi Perhatian Bupati Sinjai di HKN ke 54 Tahun

Mengatakan dalam bahwa sejumlah program-program kesehatan plus untuk masyarakat Sinjai yang telah diluncurkannya.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Nurul Adha Islamiah
SYAMSUL BAHRI
Bupati Sinjai sedang memasangkan rumpi kepada petugas kesehatan saat peringatan HKN ke 54 di Bikeru I, Kamis (15/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA -Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai menggelar malam ramah tamah Hari Kesehatan Nasional ke-54 tahun 2018 di Kabupaten Sinjai yang berlangsung di Halaman Rumah Jabatan Sinjai, Kamis (15/11/2018) malam.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, Andi Suryanto Asapa menyampaikan bahwa angka kematian ibu dan anak di Sinjai masih menduduki posisi kedua, kematian ibu, persoalan gizi buruk dan imunisasi , hal inilah yang masih menjadi masalah dan mendapat perhatian dalam moment hari Kesehatan Nasional kali ini.

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa hadir dalam kesempatan itu mengatakan dalam bahwa sejumlah program-program kesehatan plus untuk masyarakat Sinjai yang telah diluncurkannya.

Baca: VIDEO: Petugas Dishub Gembok Kendaraan Parkir di Badan Jalan di Makassar

Baca: PSM vs Persija - Sekretaris AFK Luwu Timur Harap Ada Pembenahan di Squad PSM

Baca: Listrik Sulsel Padam, Mengapa Hanya Sebagian yang Menyala? Ini Penjelasan GM PLN

Namun mereka petugas medis sedang menghadapi berbagai tantangan pembangunan kesehatan seperti tingginya angka kematian ibu, angka kematian bayi, gizi kurang dan stunting, prevalensi penyakit menular dan tidak menular yang makin tinggi.

" Sehingga peringatan HKN kali ini dapat menjadi sebuah momentum yang tepat untuk menguatkan komitmen kita semua dan untuk merefleksikan kembali sejauh mana keberhasilan pembangunan kesehatan yang telah dilaksanakan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta sejauh mana keberhasilan sektor kesehatan dalam melibatkan semua unsur, lintas sektor dalam melaksanakan pembangunan kesehatan," katanya.

Atas permasalahan itu tidak hanya tanggungjawab semata paramedis tetapi diharakannya peranan lintas sektor di Sinjai termasuk masyarakat dalam membantu ibu hamil melahirkan dengan selamat.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:

Follow juga akun instagram official kami: 

(*)
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved