5 Cerita Unik Tes SKD CPNS: Dari Jimat, Kontraksi Saat Tes Hingga Menangis Karena Kurang 2 Poin

Kisah unik terjadi saat pelaksanaan tes CPNS di sejumlah daerah. Salah satunya Yunita Chairani, peserta asal Medan, yang melahirkan usai tes

5 Cerita Unik Tes SKD CPNS: Dari Jimat, Kontraksi Saat Tes Hingga Menangis Karena Kurang 2 Poin
Kompas.com/ via Tribunnews.com
Soal Tes TKP Sulit Bikin Peserta Gugur Massal di Tes SKD CPNS 2018, KemenpanRB Lakukan Hal Ini 

5. Hanya 175 dari 5.700 peserta tes CPNS di Wonogiri yang lolos

Hasil tes CPNS 2018 untuk Pemerintah Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, cukup mengejutkan.

Dari 5.700 peserta yang dinyatakan lolos administrasi, hanya sebanyak 175 orang yang dinyatakan memenuhi nilai ambang batas tes SKD.

"Jumlah yang lolos seleksi administrasi 5.700, jumlah yang ikut seleksi SKD 5.533. Jumlah yang lolos passing grade 175," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Wonogiri Lakso Haryoto kepada Kompas.com, Selasa (13/11/2018).

Padahal, dalam rekrutmen CPNS tahun ini, BKD Wonogiri membuka 430 formasi yang terdiri dari 251 formasi tenaga guru, 147 formasi tenaga kesehatan, 12 formasi tenaga teknis, dan 20 formasi eks tenaga honorer kategori II (tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan).

6. Kurang dua poin, Rosyidi menangis

Rosyidi, hanya bisa menangis meraung-raung ketika mengetahui skornya hanya selisih dua poin dari standar lolos tes CPNS, Kamis (8/11/2018).

Usai keluar dari Grand Imperial Ballroom di Mataram, Kamis (8/11/2018), peserta tes asal NTB itu mencurahkan isi hatinya.

"Saya hanya kurang dinilai tes karakteristik pribadi dengan nilai 141, sementara passing grade-nya 143. Sedangkan untuk tes wawasan kebangsaan (TWK) minimal 75, saya mendapat nilai 120 dan tes intelegensi umum (TIU) berhasil dapat 105 dari target nilai tertinggi 80," katanya.

Rosyidi diketahui melamar untuk formasi perawat terampil. Baca Juga: Kurang 2 Poin, Peserta Tes CPNS Menangis dan Harap "Passing Grade" Diturunkan Sumber: KOMPAS.com (Caroline Damanik, Mela Arnani)

Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved