Besok, Kades Bonto Somba Diperiksa Kejari Maros

Mulawarman akan diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun 2015- 2016.

Besok, Kades Bonto Somba Diperiksa Kejari Maros
ansar/tribun timur
Kepala Seksi Pidsus Kejari Maros, Agung Riyadi 

"Kepala Desa Bonto Somba telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi ADD dan DD tahun 2015-2016. Penetapan dilakukan setelah kani melakukan pengumpulan alat bukti," katanya.

Pengusutan kasus ADD dan DD di Desa Bonto Somba dilakukan Kejari, setelah adanya laporan warga terkait proyek perintisan jalan di Dusun Bara- perbatasan Malino, tahun 2015 lalu.

Pada perintisan jalan tersebut, ditemukan indikasi mark up harga sewa dan kelebihan jam kerja ekskavator.

Berdasarkan bukti laporan pertanggungjawaban anggaran pembangunan tahun 2015, harga sewa eskavator hanya sebesar Rp 96, 8 juta.

"Pada Lpj sewa ekskavator Rp 650 ribu per jam. Harga itu sudah termasuk ongkos operator, dan BBM. Padahal, jika berdasarkan standar biaya sewa eskavator hanya Rp 485 ribu per jam," katanya.

Selisih harga sewa ekskavator per jam yang ditemukan Kejari sebesar Rp 165 ribu. Selain itu, jam sewa ekskavator tersebut juga melebihi ketentuan.

Seharusnya, harga sewa ekskavator hanya Rp126 juta untuk merampungkan proyek perintisan jalan Dusun Bara- perbatasan Malino. Jaraknya hanya 2.800 meter.

Dalam kasus tersebut, Inspektorat menemukan indikasi kerugian negara sebesar Rp 223 juta.

Untuk tahun 2016, Kejari juga menemukan kelebihan jam kerja ekskavator pada proyek pelebaran jalan Dusun Cindakko senilai Rp 336 juta.

Berdasarkan bukti Lpj, proyek tersebut telah menghabiskan anggaran Rp 893 juta. Padahal anggaran yang telah habis hanya Rp 336 juta. Selisih anggaran Lpj dan fisik sebesar Rp 560 juta.

"Dalam kasus kami juga menemukan selisih jam kerja penggunaan ekskavator, biaya bahan bakar, upah operator dan pembantu sebesar Rp336 juta. Itu masuk dalam kerugian negara," katanya. 

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

11
Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved