Bantaeng Masuk Ranking 6 Ketaatan Bayar Pajak

Kabid Pembinaan dan Pengawasan Bapenda Sulsel Masbit Taufiek hadir mewakili kepala Bapenda Sulsel kali itu.

Bantaeng Masuk Ranking 6 Ketaatan Bayar Pajak
EDI HERMAWAN
Bapenda Provinsi Sulsel melalui UPT Pendapatan Wilayah Bantaeng menggelar sosialisasi pajak di Balai Kartini Bantaeng, Jl Kartini, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Selasa (13/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Bapenda Provinsi Sulsel melalui UPT Pendapatan Wilayah Bantaeng menggelar sosialisasi pajak di Balai Kartini Bantaeng, Jl Kartini, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Selasa (13/11/2018).

Kabid Pembinaan dan Pengawasan Bapenda Sulsel Masbit Taufiek hadir mewakili kepala Bapenda Sulsel kali itu.

Dia menjelaskan bahwa membayar pajak adalah bentuk kecintaan warga masyarakat kepada negaranya.

Baca: Jelang Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Timor Leste Kritik Rumput Gelora Bung Karno, Ini Katanya

Baca: Hari Kesehatan Nasional, Nurdin Abdullah: Ini Moment Introspeksi Diri Dibidang Kesehatan

Baca: Isu Persija Disetting Juara dan Belajar Kasus Bhayangkara FC Musim Lalu, Ini Kata Eks Pelatih PSM

Hal itu karena pajak adalah sumber pendapatan negara untuk membiayai pembangunan.

"Saya yakin bahwa kita yang hadir disini adalah orang-orang yang cinta negara. Pembangunan tidak akan berjalan kalau masyarakat tidak bayar pajak," ujarnya dihadapan peserta.

Mengingat pentingnya membayar pajak. Bapenda pun terus berinovasi untuk makin mendekatkan layanan kepada masyarakat.

Salah satu contohnya adalah membayar pajak lewat aplikasi yang bisa diakses langsung oleh masyarakat lewat smartphone miliknya.

"Kalau dulu bayar pajak harus jauh-jauh dari rumah. Sekarang biar dirumah juga sudah bisa bayar pajak dengan cukup mengaksesnya lewat hp," tambahnya.

Dia juga memberikan pernyataan bagaimana tamatnya warga Bantaeng untuk bayar pajak dengan saat ini masuk dalam rangking enam.

Peringkat itu dilihat dari ketaatan bayar pajak dan ketepatan waktu. Penilaian dilakukan untuk 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

"Ini membuktikan bagaimana ketaatan dan ketepatan waktu orang Bantaeng bayar pajak. Semoga bisa ditingkatkan lagi kepatutannya bapak ibu," tuturnya.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

(*)
Penulis: Edi Hermawan
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved