Tidak Didampingi Pengacara, Kades Bonto Somba Batal Diperiksa Sebagai Tersangka

Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros memanggil Kepala Desa (Kades) Bonto Somba, Kecamatan Tompobulu, Mulawarman

Tidak Didampingi Pengacara, Kades Bonto Somba Batal Diperiksa Sebagai Tersangka
ansar/tribun timur
Kepala Seksi Pidsus Kejari Maros, Agung Riyadi 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

 TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros memanggil Kepala Desa (Kades) Bonto Somba, Kecamatan Tompobulu, Mulawarman, Senin (12/11/2018).

Mulawarman akan diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun 2015- 2016.

Baca: Mau Urus Pajak Kendaraan di Samsat Bulukumba? Ketahui Dua Jenis Antriannya

Baca: AMM Dorong Kader Maju di Musda KNPI Bantaeng

Kepala Seksi Pidsus Kejari Maros, Agung Riyadi mengatakan, Mulawarman baru datang memenuhi panggilan, setelah terancam dijemput paksa.

Pasalnya, pada panggilan pertama, Mulawarman mangkir dari penyidik. Namun panggilan kedua baru dipenuhi. Dia datang menghadap ke penyidik tanpa didampingi pengacara.

"Mulawarman baru datang setelah dilayangkan panggilan kedua. Saat pertama, Mulawarman ini mangkir dengan alasan hujan. Hal itu membuatnya kesulitan ke Maros kota," katanya.

Hanya saja, saat tiba di kantor Kejari, Mulawarman malah batal diperiksa. Sejumlah pertanyaan berkaitan penggunaan Dana Desa yang disiapkan Kejari, belum dicecerkan ke Mulawarman.

Penyidik juga belum melakukan penahanan tersangka, lantaran Mulawarman datang tanpa didampingi pengacara. Hal itu membuat Kejari, memberikan keringanan ke Mulawarman.

Penetapan tersangka dilakukan oleh Kejari dalam kasus tersebut, setelah penyidik melakukan pemeriksaan saksi.

"Kepala Desa Bonto Somba telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi ADD dan DD tahun 2015-2016. Penetapan dilakukan setelah kani melakukan pengumpulan alat bukti," katanya.

Halaman
12
Penulis: Ansar
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved