Polres Bantaeng Tangani Lima Kasus Asusila Selama Tahun 2018

Kepolisian Resor (Polres) Bantaeng menangani lima kasus asusila sepanjang tahun 2018. Dari kelima itu terdapat pelaku adalah orang terdekat sendiri.

Polres Bantaeng Tangani Lima Kasus Asusila Selama Tahun 2018
Humas Polres Bantaeng
Pelaku pencabulan terhadap keluarga sendiri di Kabupaten Bantaeng 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Kepolisian Resor (Polres) Bantaeng menangani lima kasus asusila sepanjang tahun 2018.

Humas Polres Bantaeng, Bripka Sandri menjelaskan bahwa dari kelima itu terdapat pelaku adalah orang terdekat sendiri.

"Seperti kejadian yang menimpa sembilan murid SD Inpres Palanjong, Desa Tombolo, Kecamatan Gantarangkeke, Kabupaten Bantaeng," ujarnya kepada TribunBantaeng.com, Senin (12/11/2018).

Pelaku adalah pria berinisial JH yang tak lain adalah gurunya sendiri. Dia mencabuli dengan memasukkan kelamin pada mulut muridnya,

Meski pria tersebut telah beristri, namun kepada polisi mengaku tak dapat menahan nafsunya. Sehingga dijerat dengan UU Perlindungan Anak, pasal 82 dengan hukumannya minimal lima tahun dan maksimal 15 tahun.

Kasus lainnya adalah tindakan pemerkosaan yang dilakukan oleh seorang pria bujang dengan gadis ABG juga masih berstatus lajang.

"Karena keduanya masih sama-sama berstatus lajang. Sehingga ditempuh upaya damai lewat menikahkan keduanya," tambahnya.

Berikutnya adalah kasus yang menimpa seorang wanita honorer di Kantor Camat Bantaeng yang mengaku dilecehkan oleh rekan kantornya sendiri yang berstatus ASN, 8 Oktober 2018.

Dia melapor kejadian yang menimpaku pada polisi tetapi kasusnya tidak dilanjutkan karena dianggap tidak cukup bukti.

Halaman
12
Penulis: Edi Hermawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved