Mahasiswa FAI Unismuh Makassar Wakili Sulsel ke Asean Enlightening Studies Jepang

Asean Enlightening studies 2018 adalah program unggulan institut pengembangan kepemimpinan di bawah naungan Universitas Indonesia.

Mahasiswa FAI Unismuh Makassar Wakili Sulsel ke Asean Enlightening Studies Jepang
Asliah
Rektor Unismuh Makassar, Dr Abdul Rahman Rahim dan Dekan FAI Unismuh Makassar Mawardi Pewangi melepas mahasiswi studi Jepang di Kampus Universitas Muhammadiyah Makassar, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Sulsel, Senin (12/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Mahasiswa Fakultas Agama Islam Unismuh Makassar, Asliah Resa Presanty lulus dalam ajang Asean Enlightening Studies di Jepang.

Ia mewakili Sulawesi Selatan untuk ikut studi tersebut.

Asliah mengatakan, Asean Enlightening studies 2018 adalah program unggulan institut pengembangan kepemimpinan di bawah naungan Universitas Indonesia.

Baca: PUBLIC SERVICES: Pedagang Pasar Tinumbu dan Pasar Cidu Tutup Lorong

Baca: Polres Soppeng Belum Temukan Indikasi Penggunaan Narkoba di Sekolah

Baca: Berbusana Kupu-kupu, KPU Maros Sabet Juara 1 Parade Tingkat Sulsel

"Program ini fokus pada pengembangan pelatihan pendidikan di setiap negara , kemajuan negara, budaya, teknologi dan kepemimpinan di Asia," kata Asliah saat dikonfirmasi usai pelepasan bersama Dekan FAI, Rektor Unismuh Makassar di Kampus Unismuh, Jalan Sultan Alauddin, Senin (12/11/2018) via pesan ke Tribun.

Rektor Unismuh Makassar, Dr Abdul Rahman Rahim dan Dekan FAI Unismuh Makassar Mawardi Pewangi melepas mahasiswi studi Jepang di Kampus Universitas Muhammadiyah Makassar, Jl Sultan Alauddin, Makassar, Sulsel, Senin (12/11/2018).

Ia mengatakan, melalui wadah ini pula dalam rangka generasi muda dapat menyiapkan potensi terdepan dalam diri untuk kesuksesan.

"Karena pendidik adalah salah satu tolak ukur kemajuan negara serta pendidikan memainkan peran penting dalam membentuk sosok pemimpin yang akan membawa tongkat kemajuan peradaban bangsa Indonesia di masa depan," tambahnya.

Ia pula berharap sebagai generasi muda dalam hal pendidik kitalah yang menjadi generasi unggul dan untuk menghadapi bonus demografi Indonesia 2045 mendatang.

"Maka saat ini ini perlu tindakan dan kerja keras untuk mewujudkannya melalui karya dan kerja keras para generasi muda, dan tentnya konstribusi untuk negri aktualisasi dari ilmu yang kami dapatkan," harap Asliah yang juga Asal Pinrang.

Mulai dari
Doa
Halaman
Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved