Duel Gegara Sengketa Sawah, Dua Petani di Pinrang Ini Tewas

Perselisihan areal persawahan seluas 1 hektar 20 are itu menewaskan dua petani, Nasir (50) dan H P Bulang (70).

Duel Gegara Sengketa Sawah, Dua Petani di Pinrang Ini Tewas
Resmob Polres Pinrang
Dua pihak petani di Kampung Ujung, Kelurahan Tiroang, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang, terlibat pertikaian berdarah, Minggu (11/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, Hery Syahrullah

TRIBUNPINRANG.COM, TIROANG - Dua pihak petani di Kampung Ujung, Kelurahan Tiroang, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang, terlibat pertikaian berdarah, Minggu (11/11/2018).

Perkelahian yang berujung maut itu diduga ditenggarai persoalan sengketa sawah.

Perselisihan areal persawahan seluas 1 hektar 20 are itu menewaskan dua petani, Nasir (50) dan H P Bulang (70).

Baca: Promo Phinisi Hospitality Fair, Berhadiah Umrah dan Tabungan Haji

Baca: MPC Pemuda Pancasila Mamuju Kunjungi 200 Pengungsi dari Mamasa di Pokkang Kalukku

Baca: Tak Lulus Passing Grade SKD CPNS 2018 Berpeluang ke Tes SKB, Ini Penjelasan Kepala BKN Palembang

Keduanya tewas usai saling tebas dengan menggunakan senjata tajam.

Nasir yang merupakan warga Dusun Padang, Desa Padalloang, Kecamatan Patampanua tewas dalam perjalanan menuju RS Sitti Khadijah.

Sedangkan, H P Bulang yang merupakan petani asal Takkalalla Timur, Kelurahan Maccarinna, Kecamatan Patampanua, tewas saat dalam perjalanan menuju Puskesmas Tiroang.

Areal sawah tersebut merupakan sengketa lahan antara La Massi (60) dan H P Bulang (70). Keduanya dikabarkan masih memiliki hubungan kekerabatan.

Selain itu, peristiwa nahas ini juga mengakibatkan salah seorang petani, La Massi (60) mengalami luka sabetan benda tajam di bagian tangannya dan sementara melalui perawatan medis di RSUD Lasinrang Pinrang.

Informasi yang dihimpun TribunPinrang.com, Senin (12/11/2018), kejadian itu bermula saat La Massi, Muh Nasir dan Bagong sedang menggarap sawahnya yang terletak di Kampung Ujung, Kelurahan Tiroang, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang.

Halaman
12
Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved