Dinkes Jeneponto Klaim Angka Kematian Ibu Melahirkan Turun

Dinas kesahatan Jeneponto mengklaim angka kematian ibu melahirkan menurun di 2018.

Dinkes Jeneponto Klaim Angka Kematian Ibu Melahirkan Turun
Handover
Syarifuddin Nurdin saat di temui di ruang kerjanya di kantor bupati Jeneponto Jl Lanto dg Pasewang Empoang kecamatan Binamu Jeneponto, senin (12/11/18).

Laporan Wartawan TribunJeneponto, Ikbal Nurkarim

TRIBUNTIMUR.COM, BINAMU - Kepala Dinas kesahatan Jeneponto Dr Syafruddin Nurdin, menanggapi berita headline koran Tribun Timur terkait tingginya angka kematian ibu hamil dan anak baru lahir di Jeneponto.

Menurutnya memang ini merupakan suatu indikator sensitif Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) itu masih tinggi.

Baca: Jokowi Dipanggil Bro oleh Grace Natalie di Ulang Tahun PSI, Begini Balasan Presiden, Lihat Video!

Baca: Bagaimana Depot Air Minum Yang Layak? Begini Penjelasan Dinkes Makassar

"Menyangkut masalah kematian ibu dan anak di Jeneponto ini, memang merupakan suatu indokator sensitif dari IPKM masih tinggi". Ujarnya saat di temuai wartawan tribuntimur.com di ruang kerjanya, Jl Lanto dg Pasewang kelurahan Empoang kecamatan Binamu Jeneponto senin (12/11/18).

Namun dia mengklaim jika angka itu di tahun 2018 menurun.

"Apa yang kita laporkan sesuai kondisi objektif yang ada, bahwa jumlah kematian ibu hamil dan anak itu munurun dari tahun ketahun, yang dilaporkan dan terlaporkan oleh masyarakat itu menurun." lanjutnya.

Baca: TRIBUNWIKI: Ini 8 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Mamuju, Beserta Alamat, dan Nomor Telepon

Baca: Pemkab Mamuju Kirim 9 Ton Beras dan 112 Dos Mi Instan ke Mamasa

Dinas kesehatan Jeneponto terus berupaya untuk menurunkan tingkat kematian ibu hamil dan anak baru lahir.

Dengan meluncurkan program andalan Ammuntuli bija tianang dan beja-beja (menjemput ibu hamil dan anak baru lahir) dengan mengoptimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.(*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

11
Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved