Berkat Teknologi Geomembran, Tahun Ini Petambak Garam di Pangkep Sejahtera

"Metodenya bernama geomembran dan metode ini bahan polimer yang jadi alas di atas permukaan tanah,

Berkat Teknologi Geomembran, Tahun Ini Petambak Garam di Pangkep Sejahtera
Munjiyah/Tribunpangkep.com
Petambak garam di Kelurahan Pundata Baji, Kecamatan Labbakang Pangkep, Sulsel, Kamis (10/11/2018).   

TRIBUNPANGKEP.COM, LABAKKANG-- Tahun ini petambak garam di Kabupaten Pangkep sejahtera karena panen hasil garam yang melimpah.

"Iya alhamdulillah petambak di Pangkep sejahtera tahun ini, sekali panen menghasilkan berton-ton garam dan mengalami penjualan garam yang laku keras," kata Kepala Dinas Perikanan Pangkep, Andi Farida, Sabtu (10/11/2018).

Andi Farida menyebut, hal yang membuat petambak sejahtera karena metode yang digunakan dalam membuat garam.

"Metodenya bernama geomembran dan metode ini bahan polimer yang jadi alas di atas permukaan tanah, tahan air korosi minyak asam sehingga tahan panas. Salah satu daerah petambak yang menggunakannya di Kelurahan Pundata Baji, Kecamatan Labbakang Pangkep," ujarnya.

Baca: Gempa Bumi Hari Ini - 11 Jam 12 Kali Gempa Guncang Sulawesi Barat, 3,8 SR Tertinggi, Potensi Tsunami

Baca: Siswa Ponpes Mahadud Dirasatil Islamiyah Wal Arabiyah Bontoala Makassar, Belajar Jurnalistik

Baca: Tawuran Antar Pemuda di Mappanyukki Dipicu Pembubaran Balapan Liar

Teknologi ini ampuh meningkatkan produksi garam, khususnya kualitas dan kuantitasnya.

"Jika dulu sebelum ada metode ini, per karungnya hanya Rp 15 ribu tetapi menggunakan metode ini Rp 75 ribu," jelasnya.

Pembuatan garam sangat bergantung pada intensitas cahaya matahari sehingga faktor cuaca sangat berpengaruh.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

(*)

 
 

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved