Belum 100 Hari, Gubernur NA Sudah Diisukan Akan Jadi Menteri, Forum Dosen Minta Tak Tergoda

Kabinet Jokowi 2019-2024 sudah dibahas di Makassar, Gubernur Sulsel disebut-sebut salah satunya

Belum 100 Hari, Gubernur NA Sudah Diisukan Akan Jadi Menteri, Forum Dosen Minta Tak Tergoda
dok.tribun
FORDOS VS TP2D - Forum Dosen foto bareng Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) usai diskusi di Redaksi Tribun Timur, Makassar, Selasa (6/11/2018) sore. Mereka adalah, (duduk/dari kanan): Koordinator Forum Dosen Dr Adi Suryadi Culla, Prof Dr Qasim Mathar, Prof Dr Marwan Mas, Prof Dr Abd Muin Fahmal, Prof Dr Ma'ruf Hafidz, Koordinator TP2D Prof Dr Yusran Yusuf, Dr Aswar Hasan, serta (beriri/dari kanan): Dr M Yahya Mustafa, Andi Lukman Irwan MSi, Bidang Kreatif TP2D Andrew M, Ambudsman Sulsel Muslimin B Putra, Arqam Azikin, Dr Amir Muhiddin, Dr Jayadi Nas, Sawedi Muhammad MSc, Dr Naidah Naing, Bidang Kreatif TP2D Nikita Andi Lolo, Bidang Kreatif TP2D Janice Widjaja, Bidang Hukum TP2D Dr Zulkifli Aspan, dan Bidang Kreatif TP2D Zulham Arief. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Usia pemerintahan Prof Dr Nurdin Abdullah (NA)-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) benar-benar belum seumur jagung. Hari Rabu (7/11/2018) ini, pemerintahan Prof Andalan di Pemprov Sulsel baru memasuki hari ke-63.

Tapi, Guru Besar dan akademisi yang tergabung dalam Forum Dosen (Fordos) sudah mengingatkan NA tidak melupakan komitmen memimpin Sulsel hingga lima tahun ke depan. NA dilantik menjadi Gubernur Sulsel periode 2018-2023 oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Terungkap dalam dalam diskusi Fordos di Redaksi Tribun Timur, Jl Cendrawasih, Makassar, Selasa (6/11/2018) sore, NA bakal disetting untuk segera meninggalkan Sulsel. Salah satu settingan itu, NA akan ditarik menjadi menteri.

“Kami ingatkan kepada Prof NA, jangan tergoda untuk meninggalkan Sulsel. Tolong Gubernur NA jangan dijanji jadi menteri. Kalau itu terjadi, kita sedih ditinggalkan. Dan masyarakat Sulsel akan sedih. Kalau NA tergoda tinggalkan Sulsel, kita dipimpin siapa?” jelas Prof Muin.

Mendengar pernyataan Prof Muin, Prof Yusran berpaling ke Bidang Komunikasi TP2D Dr Jayadi Nas yang duduk di samping kanan Adi Culla.

Keduanya silih berganti berbisik ke Adi Culla, “Kami juga sudah menyarankan ke Pak Gubernur NA agar tidak tergoda dan meminta menolak jika ada tawaran seperti itu.”

Orang Baru
Diskusi Fordos “laiknya” sidang Guru Besar ke TP2D.

Tiga dari 7 TP2D yang hadir adalah dosen. Mereka adalah Prof Dr Yusran Yusuf (koordinator), Dr Zulkifli Aspan (bidang hukum), dan Dr Jayadi Nas (bidang komunikasi).

Prof Yusran mengapreasi Forum Dosen menggelar diskusi tersebut. Koordinator Forum Dosen Dr Adi Suryadi Culla juga mengapresiasi TP2D yang bersedia hadir dan bicara blak-blakan menjawab semua kritikan dan isu.

“Pak NA gubernur baru, dan orang baru di Pemprov Sulsel, sehingga beliau membutuhkan tenaga ahli untuk mengkomunikasikan program strategis ini kepada organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sulsel,” kata Prof Yusran menjawab pertanyaan sejumlah anggota Forum Dosen tentang TP2D.

Halaman
123
Editor: AS Kambie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved