PSM Makassar

Soal Maraknya Sanksi 'Dadakan', CEO PSM: Jangan Kita Dikasi Kaget-Kaget

CEO PSM Makassar menyayangkan sejumlah putusan PT LIB maupun Komdis PSSI terkait maraknya putusan sanksi

Soal Maraknya Sanksi 'Dadakan', CEO PSM: Jangan Kita Dikasi Kaget-Kaget
TRIBUN TIMUR/OCHA ALIM
CEO PSM Munafri Arifuddin 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin, menyayangkan sejumlah putusan PT Liga Indonesia Baru (LIB) maupun Komisi Disiplin (Komdis) PSSI terkait maraknya putusan sanksi yang terkesan dadakan.

Hingga pekan ke-29 Liga 1 Indonesia 2018, setidaknya PSM sebagai pemuncak klasemen sementara telah mengalami dua kali pemberitahuan sanksi secara mendadak.

Pertama yakni saat PSM bertandang ke markas PS Tira, Rabu (19/9/2018) lalu, di Stadion Sultan Agung, Bantul, secara mengejutkan manajemen menerima surat pemberitahuan sanksi bagi kipernya, Imam Arief Fadillah.

PSM Makassar Melesat Tinggalkan Persib Bandung & Persija, Gimana Posisi Bali United & Bhayangkara FC

PSM Kokoh di Puncak Klasemen, Gelar Juara Kian Dekat, Tapi 2 Hal Ini Jadi Ancaman di Laga Sisa

Hati-hati! 5 Sayuran Ini Ternyata Tidak Boleh Dimakan Mentah, Salah Satunya Tomat

Surat tersebut diterima sekitar satu jam sebelum kickoff, yang menyebabkan PSM harus bermain tanpa kiper cadangan.

Berikutnya yang terbaru yakni pemberitahuan sanksi bagi Rizky Pellu jelang menghadapi Persipura Jayapura, Minggu (4/11/2018).

Pellu yang dikenai sanksi dua kali larangan bertanding akibat pelanggaran keras terhadap gelandang Persib pada pertandingan sebelumnya menerima pemberitahuan usai PSM maupun persipura menyelesaikan tahapan Official Training, Pre Match Pre Conference (PMPC) dan Match Coordination Meeting (MCM) yang berlangsung, Sabtu (3/11/2018) atau sehari sebelum laga.

Appi sapaan Munafri pun menyayangkan hal tersebut dan menilai penyelenggaraan kompetisi musim ini masih memiliki sejumlah kekurangan.

" Seperti kalau ada yang kita lihat mengganjal jangan dibiarkan tapi disampaikan,contoh saya protes sama Liga kenapa Pellu setelah MCM baru saya terima suratnya sama dengan si Imam waktu dilarang main lawan PS Tira, nah ini harus diperbaiki tidak boleh seperti ini. Kita sudah dalam pakem sudah ada strategi yang mau dimainkan, tiba-tiba berubah inikan tidak sama. Saya protes masalah suratnya, jangan kita selalu dikasi kaget-kaget," tegas Appi, Selasa (6/11/2018).

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

11
Penulis: Alfian
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved