Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Ditahan KPK, Sempat Bikin Heboh Minta Pesawat Garuda Kembali

Wakil Ketua DPRI, Taufik Kurniawan akhirnya ditahan KPK. Komisi Pemberantasan Korupsi

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan Ditahan KPK, Sempat Bikin Heboh Minta Pesawat Garuda Kembali
TRIBUNNEWS.COM
Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan akhirnya ditahan KPK.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan usai menjalani pemeriksaan pada Jumat (2/11/2018).

Ia tampak keluar memakai rompi tahanan KPK sekitar pukul 18.20 WIB.

Taufik ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait pengurusan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah pada APBN Perubahan Tahun 2016.

"TK ditahan 20 hari pertama di rutan cabang KPK di Kantor KPK Kavling C-1," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

 

Dalam kasus ini, Taufik diduga menerima hadiah atau janji terkait perolehan anggaran DAK fisik pada perubahan APBN Tahun Anggaran 2016.

Setelah M Yahya Fuad dilantik sebagai Bupati Kebumen, ia diduga melakukan pendekatan pada sejumlah pihak termasuk Taufik.

Baca: Kronologi Tersangka Saddil Ramdani Pukul Pacarnya, Ternyata Inilah Penyebabnya

Baca: Memiriskan! Gaji Pilot Lion Air Hanya Rp 3,7 Juta, tapi di Garuda Rp 50 Juta - Rp 150 Juta

Baca: Terjadi Keributan di Pesawat Lion Air Makassar-Banjarmasin, Penumpang Kelaparan dan Kepanasan

Baca: Nangis, Driver Ojol Ngaku Lihat Detik-detik Jelang Pesawat Lion Air JT 610 Jatuh, Ada Asap

Baca: Pesawat Lion Air JT 610 Jatuh - Ternyata Beginilah Kedekatan Bos Lion Air Rusdi Kirana dengan Jokowi

Dalam pengesahan APBN Perubahan Tahun 2016, Kabupaten Kebumen mendapat alokasi DAK tambahan sebesar Rp 93,37 miliar.

Taufik diduga menerima fee sekitar Rp 3,65 miliar dari pengurusan DAK tersebut.

Kontroversi Minta Pesawat Garuda Indonesia Kembali

Pada tahun 2010 lalu, ramai diberitakan Taufik ketinggalan dan sempat meminta pesawat udara Garuda Indonesia bernomor penerbangan GA 239 dari Bandara Internasional Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah tujuan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Provinsi Banten, kembali, tapi ditolak pilot.

Halaman
123
Editor: Edi Sumardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved