Kebijakan Baru BPJS Kesehatan, Bayi Harus Terdaftar Paling Lambat 28 Hari Sejak Kelahiran

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyosialisasikan kebijakan baru tentang jaminan kesehatan

Kebijakan Baru BPJS Kesehatan, Bayi Harus Terdaftar Paling Lambat 28 Hari Sejak Kelahiran
MULYADI
Media gathering BPJS Parepare 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mulyadi

TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyosialisasikan kebijakan baru tentang jaminan kesehatan yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 82 tahun 2018.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Parepare, Sarman Palipadang, Jumat (2/10/2018), menjelaskan, perihal kebijakan baru yang tertuang dalam Perpres itu. Salah satunya tentang kewajiban terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan bagi bayi yang baru lahir.

"Ini kebijakan yang paling baru. Bayi baru lahir wajib didaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan paling lama 28 hari sejak dilahirkan," ungkap Sarman.

Baca: Lolos 8 Besar Liga 1 U-19, PSM U-19 Segrup Persija, Persib, dan Persebaya! Ini Jadwalnya

Baca: 452 Korban Gempa Palu Tinggalkan Asrama Haji Sudiang

Sarman menguraikan, kebijakan ini mulai diberlakukan pada 18 Desember 2018. Bagi orangtua yang tidak mendaftarkan bayinya yang lahir setelah tanggal itu kata dia, akan dikenai sanksi.

"Peserta yang tidak mendaftarkan bayinya akan dikenai sanksi sesuai ketentuan perundang-undangan. Sanksinya, iurannya akan muncul sejak awal dan berlaku bagi bayi yang lahir setelah tanggal ditetapkan," papar Sarman.

Baca: Lolos 8 Besar Liga 1 U-19, PSM U-19 Segrup Persija, Persib, dan Persebaya! Ini Jadwalnya

Baca: Tim Gegana Bawa Ransel Mencurigakan di Depan Hotel Matos Mamuju

Diuraikan pula, bagi bayi yang terlahir dari keluarga yang tidak mampu akan ditanggung pemerintah pusat atau pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatannya.(*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

Follow juga akun instagram official kami: 

Penulis: Mulyadi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved