Memprihatinkan, Warga Birangloe Jeneponto Ini Tinggal di Rumah Reyot, Dinding Bolong-Bolong

Begitu juga dengan atap rumah yang terbuat dari dun lontar sudah bocor dimakan usia.

Memprihatinkan, Warga Birangloe Jeneponto Ini Tinggal di Rumah Reyot, Dinding Bolong-Bolong
TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Kondisi rumah Raja Daeng Ledeng (65) warga Kampung Birangloe Pallantikan, Kelurahan Tonrokassi Barat, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto 

TRIBUNJENEPONTO, TAMALATEA - Kondisi rumah Raja Daeng Ledeng (65) warga Kampung Birangloe Pallantikan, Kelurahan Tonrokassi Barat, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, memprihatinkan.

Bertahun-tahun ia (Raja Daeng Ledeng) tinggal di atas rumah panggung yang sudah terlihat reyot. Dinding anyaman bambu sudah terlihat bolong, begitu juga dengan atap rumah yang terbuat dari dun lontar sudah bocor dimakan usia.

Saat musim penghujan, ia kucuran air mebasahi lantai rumah yang juga terbuat dari papan dan potongan bambu. Tidak jarang, Raja harus berteduh di bawah kolong rumah tetangganya saat curah hujan cukup deras.

Raja yang hanya bekerja sebagai petani rumput laut dan petambak garam tidak dapat berbuat banyak untuk memperbaikir kondisi rumahnya.

Kondisi rumah Raja Daeng Ledeng (65) warga Kampung Birangloe Pallantikan, Kelurahan Tonrokassi Barat, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto
Kondisi rumah Raja Daeng Ledeng (65) warga Kampung Birangloe Pallantikan, Kelurahan Tonrokassi Barat, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto (TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA)

Bahkan, kedua bua hatinya Rizal (15) dan Mawar (14) tidak dapat melanjutkan pendidikannya lantaran keterbatasan biaya.

"Iye, sudah lamami rumahnya seperti ini. Penghasilan sehari-harinya juga tidak pasti. Kita berharap ada dermawan yang mau membantu Daeng Ledeng ini," kata tetangganya, Leo, dalam rilisnya, Rabu (31/10/2018)

Lurah Tonrokassi Barat, T Rahmat, mengungkapkan bahwa kondisi rumah Daeng Ledeng sangat jauh dari kata layak.

Namun menurutnya, beberapa nelayan sekitar yang peduli dengan kondisi Raja Daeng Ledeng, telah memberikan bantuannya.

"Alhamdulillah, bantuan berupa material bangunan telah ada dari beberapa nelayan. Dan kami kembali terkendala dengan jasa pengerjaannya, Daeng Ledeng tidak punya biaya untuk itu," ujar T Rahmat dalam rilis yang diterima.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved