Kasus Penipuan Abu Tours

Keberatan Terdakwa Ditolak, Hakim Minta Perkara Istri Hamzah Mamba Tetap Dilanjutkan

Hakim berpendapat dalil eksepsi terdakwa yang menilai dakwaan JPU tidak cermat; perlu pembuktian sehingga harus ditolak.

Keberatan Terdakwa Ditolak, Hakim Minta Perkara Istri Hamzah Mamba Tetap Dilanjutkan
TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI
Sidang kasus dugaan penipuan, penggelapan dan tindak pidana pencucian uang yang menyeret Nur Syariah alias Riah kembali digelar di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (31/10/2018), hari ini. Istri Bos PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours & Travel), Hamzah Mamba, didudukan di kursi pesakitan dengan agenda pembacaan putusan sela atas eksepsi terdakwa. 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAT - Sidang kasus dugaan penipuan, penggelapan dan tindak pidana pencucian uang yang menyeret Nur Syariah alias Riah kembali digelar di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (31/10/2018), hari ini.

Istri Bos PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours & Travel), Hamzah Mamba, didudukan di kursi pesakitan dengan agenda pembacaan putusan sela atas eksepsi terdakwa.

Putusan sela dibacakan langsung Majelis Hakim yang dipimpin langsung Denny Lumban Tobing sebagai Ketua Majelis Hakim dan dua hakim anggota lainya.

Dalam putusan, Majelis Hakim menolak eksepsi atau keberatan terdakwa atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebelumnya.

Hakim berpendapat dalil eksepsi terdakwa yang menilai dakwaan JPU tidak cermat; perlu pembuktian sehingga harus ditolak.

"Semua dalil eksepsi tidak beralasan. Maka harus ditolak. Majelis hakim memandang untuk tetap melanjutkan pokok perkara sampai berakhir;" ujarnya.

Isteri CEO Abu Hamzah Nursyahriah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda sejak , Selasa (10/7/2018) petang. Nursyariah dikenakan pasal pencucian uang, sama seperti tiga tersangka lainnya.

Ia juga dikenakan pidana penggelapan sesuai Pasal 372 dan 374 KUHP karena menerima dan menyimpan uang jamaah dan ikut membelanjakannya untuk kepentingan pribadi bersama suaminya, Hamzah Mamba.

Sebelum Nursyahriah jadi tersangka, tim penyidik Ditreskrimsus Polda tetapkan satu tersangka, dalam kasus penipuan jamaah Abu Tour, adalah Khairuddin.

Polda tetapkan komisaris PT Abu Tour, Khairuddin sebagai tersangka dalam kasus Abu Tour, karena telah menikmati uang jamaah hingga Milyaran rupiah.

Menurut Kombes Dicky, dua tersangka ini, Nursyahriah dan Khairuddin dikenai pasal TPPU. Dan keduanya terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara. (*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved