Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar Incar PNS Ilegal

Pihak kepolisian curiga pemalsuan berkas tes CPNS sudah beraksi dalam lima tahun terakhir.

Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar Incar PNS Ilegal
abdiwan/tribuntimur.com
Kepolisian merilis kasus penipuan kartu ujian CPNS di Polrestabes Makassar, Jl Jend. Ahmad Yani, Senin (29/10/2018). Enam tersangka diamankan diantaranya empat joki, satu peserta dan satunya adalah Broker atau penyedia Jasa yang ditangkap karena melakukan penipuan dan pemalsuan berkas berupa surat-surat untuk CPNS di Kemenkumham. 

Follow juga akun instagram official kami: 

"Mereka ini kan sudah beraksi berkali-kali, maka kecurigaan kami masih ada PNS yang lulus dengan cara ini, maka itu kami lakukan koordinasi," jelas Dicky.

Dalam kasus ini, Wahyudi punya andil besar mengatur Joki dan mengumpulkan peserta untuk penjaringan para peserta untuk ujian tes CPNS seluruh Indonesia.

"Jadi untuk Joki tahun ini pesertanya ini sudah mendaftar sejak bulan April 2018. Para joki ini nantinya akan dibayar dari pembayaran para peserta," ujar Dicky.

Baca: Oknum Pegawai Pelindo IV Makassar Buka Jasa Joki CPNS Kemenkumham RI

Baca: Joki Seleksi CPNS Kemenkumham di Makassar Terbongkar, Begini Modusnya

Pembayaran peserta yang masuk ke dr. Wahyudi mulai dari 120 juta hingga 150 juta untuk satu peserta yang mau untuk dicarikan joki pada saat tes ujian CPNS.

Para joki ini nanti akan dibayar dari 20 juta hingga 40 juta jika berhasil loloskan di ujian tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk PNS di Kemenkumham.

Sementara itu, Polda Sulsel dan pihak penyidik Polrestabes Makassar masih melakukan perburuan kepada sembilan joki dan Broker sindikat Wahyudi. (dal)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved