'Oppo', Rektor Unhas Kembali PImpin Ikatan Sosiologi Indonesia

"Teman-teman kembali memberi amanah kepada Prof Dwi memimpin kembali organisasi profesi ini untuk lima tahun ke depan,"

HANDOVER
Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu, kembali dipercaya menjadi Ketua Umum Ikatan Sosiologi Indonesia (ISI) periode 2018-2022, pada Kongres ISI ke-8 digelar di berbagai tempat di Makassar, 25-28 Oktober 2018. 

Laporan Wartawan Tribun Timur Munawwarah Ahmad

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR- Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu, kembali dipercaya menjadi Ketua Umum Ikatan Sosiologi Indonesia (ISI) periode 2018-2022, pada Kongres ISI ke-8 digelar di berbagai tempat di Makassar, 25-28 Oktober 2018.

Demikian disampaikan Ketua Panitia Seminar Nasional dan Kongres ISI ke-8 di Makassar, Drs Muhammad Iqbal Latief, M.Si kepada tribuntimur.com, Minggu (28/10/2018).

Para peserta Kongres ISI ke-8 yang menggelar pertemuan lanjutan di Hotel Aryaduta Makassar setrlah sebelumnya di aula Prof Amiruddin di FK Unhas, menyepakati secara aklamasi ISI kembali dipimpin Prof Dwia.

"Teman-teman kembali memberi amanah kepada Prof Dwi memimpin kembali organisasi profesi ini untuk lima tahun ke depan,"tegas Ketua KPU Provinsi Sulsel periode 2013-2018.

Baca: Arif Saleh Sampaikan Selamat Atas Terpilihnya Gurutta Hamzah Harun sebagai Ketua NU Sulsel

Baca: Kemenag Dimnta Tanggung Jawab Berangkatkan 96 Ribu Calon Jamaah Umrah Abu Tours

Baca: Hardi, Siswa Simbang Sudah 8 Tahun Jualan Rujak Demi Biaya Sekolah

Selaku formatur tunggal, pada kesempatan itu ketua ISI yang baru terpilih meminta kesediaan Sekjen ISI periode sebelumnya, Dr. Arie Sujito, M.Si untuk kembali bersama mengembangkan dan membesarkan organisasi profesi.

Unsur pimpinan yang lain pada kongres juga disepakati untuk mendampingi ketua dan untuk empat tahun ke depan.

Para sosiolog yang mendampingi ketua dalam kepengurusan ini yakni; Wakil Ketua I Najib Azca, dan Wakil Ketua II, Dr. Ridha Taqwa, M.Si. Wakil Sekretaris I, Drs. Muhammad Iqbal Latief, M.Si dan Wakil Sekretaris II, Ahmad Ramdan, Bendahara, Musrayani Usman.

Biro Penelitian dan Kajian dijabat oleh Sigit Pranawa. Biro Pendampingan dan Pengabdian Masyarakat Rusfadia Saktiyanti Yahya. Biro Kemitraan dan Strategis Prof Hamdan Djuhannis, MA, Ph.D dan Biro Pengembangan Profesi Organisasi dijabat oleh Ratna Irawati.

Baca: Madura United vs PSM Makassar Dipimpin Mustofa Umarella, Ini Rekam Jejaknya

Baca: TRIBUNWIKI: Profil Hamzah Harun Al Rasyid, Ketua Tanfidziyah PWNU Sulsel 2018-2023

Baca: Update Gempa Palu: Dampak Kerugian Gempa dan Tsunami di Sulteng Bertambah Jadi RP 18,48 Triliun

Usai pelantikan pengurus, Prof Dwia menegaskan beberapa program kerja akan dilaksanakan empat tahun ke depan termasuk, melakukan seminar, simposium dan forum diskusi.

Halaman
12
Penulis: Munawwarah Ahmad
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved