Konferwil XIII PWNU Sulsel

Konferwil, Ansor Maros Harap Ketua NU Terpilih Figur Pemersatu

Menurutnya, PW NU Sulsel membutuhkan figur pemersatu, pekerja keras dan konsolidator.

Konferwil, Ansor Maros Harap Ketua NU Terpilih Figur Pemersatu
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Ketua GP Ansor, Abrar Rahman (kiri) bersama pengurusnya saat berada di Maros FM. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Sulawesi Selatan gelar Konferensi Wilayah (Konferwil) ke XIII mulai di Auditorium Universitas Islam Makassar (UIM), Sabtu (27/10/2018).

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, dan berakhir 28 Oktober 2018 besok.

Ketua GP Ansor, Abrar Rahman berharap Ketua yang terpilih nantinya, mampu mengemban amanah organisasi Nahdlatul Ulama secara maksimal.

Baca: Konferwil XIII PWNU Sulsel - Gubernur Nurdin Abdullah Sebut Agus AN dan Majdah Sebagai Saudara

Arbar menyampikan, PW NU Sulsel membutuhkan figur pemersatu, pekerja keras dan konsolidator. Pasalnya, NU memiliki cakupan kerja yang luas.

"Kerjasama atau sinerjitas dan fungsi koordinasi harus berjalan baik, antara NU wilayah dan NU cabang, serta Badan Otonom dan Lajnah. Ini harus berjalan maksimal supaya bisa menjawab kebutuhan antara jamiyah dan jamaah," kata Abrar.

Baca: AGH Sanusi Baco Bahas Pemuda Saleh Saat Pembukaan Konferwil PWNU Sulsel

Siapapun yang terpilih sebagai pimpinan NU, harus mampu mengkonsolidasi struktur dengan baik dan efektif.

Ketua juga harus mampu mendrive seluruh Badan Otonom dan Lembaga ditubuh NU sendiri.

"Fungsi NU hars bisa berjalan dengan maksimal, sesuai kondisi zaman. Dan yang terpenting, harus ada kerja yang dirasakan manfaatnya oleh jamaah," katanya.

Program NU kedepan harus bertumpu pada prinsip dasar organisasi yakni, pertama, at-tawassuth atau sikap tengah-tengah, sedang-sedang, tidak ekstrim kiri ataupun ekstrim kanan.

Halaman
12
Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved