Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Evakuasi Korban Tewas Dalam Sumur Berlangsung Selama Tiga Jam

Ketiganya tewas karena kehabisan oksigen yang saat itu sedang dalam proses menambah kedalaman sumur yang berada tepat didepan rumahnya.

Penulis: Edi Hermawan | Editor: Nurul Adha Islamiah
HANDOVER
Proses evakuasi tiga korban tewas dalam satu sumur di Punganrong, Desa Pattallassang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng akhirnya selesai, Jumat (26/10/2018) sekitar pukul 17.53 Wita. 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Proses evakuasi tiga korban tewas dalam satu sumur di Punganrong, Desa Pattallassang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng akhirnya selesai, Jumat (26/10/2018) sekitar pukul 17.53 Wita.

Evakuasi awalnya berupaya dilakukan oleh warga sekitar, tetapi kesulitan sehingga diterjunkan tim gabungan dari Basarnas, Tagana, BPBD dan BSB Bantaeng.

Dari rilis Humas Polres Bantaeng, tiga korban terdiri dari Haji Nurdin (60) dan dua anaknya, Sabir (32) dan Dudding (30).

Baca: Kemenristekdikti cpns.ristekdikti.go.id - Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS Hari Ini

Ketiganya tewas karena kehabisan oksigen yang saat itu sedang dalam proses menambah kedalaman sumur yang berada tepat didepan rumahnya.

Setelah menambah kedalaman sumur, dia berniat menyedot air sumur menggunakan pompa. Tapi pompa air tidak efektif karena terlalu dalam, sehingga mesin diturunkan ke dasar sumur.

Proses evakuasi tiga korban tewas dalam satu sumur di Punganrong, Desa Pattallassang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng akhirnya selesai, Jumat (26/10/2018) sekitar pukul 17.53 Wita.
Proses evakuasi tiga korban tewas dalam satu sumur di Punganrong, Desa Pattallassang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng akhirnya selesai, Jumat (26/10/2018) sekitar pukul 17.53 Wita. (HANDOVER)

Peristiwa nahas itu terjadi saat proses pemasangan pompa, Dudding tiba-tiba berteriak saat memasang pompa di dasar sumur.

Menyusul lah Sabir dengan niat membantu, apalagi terdapat asap usai teriakan itu. Begitupun Haji Nurdin menyusul dua anaknya ke dalam sumur.

Baca: Pemicu Sinéad OConnor Masuk Islam Hingga Pengalaman Tragis Sebelumnya

Berselang beberapa waktu, tak ada lagi suara dari ketiganya. Salah satu wanita, Aso yang berada di lokasi pun meminta tolong.

Datanglah Junaedi alias Doyok dan berupaya menolong. Meskipun belum sampai ke dalam dasar sumur sudah naik kembali.

Dia mengaku kesulitan bernafas, bahkan langsung pingsan setibanya pada permukaan, sehingga langsung dilarikan ke Puskesmas Kassi-Kassi, lalu dirujuk ke RSUD Prof Anwar Makkatutu Bantaeng.

Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin, Kapolres Bantaeng, AKBP Adip Rojikan dan Kadis Kesehatan, Andi Ihsan juga ikut serta pada evakuasi tersebut.

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

 Follow juga akun instagram official kami: 

Baca: Profil Juara III Miss Grand International 2018 Nadia Purwoko, dari Orangtua Hingga Agama

Baca: Naik ke Mimbar Orasi Peserta Aksi Bela Kalimat Tauhid, Kapolres Jeneponto: Allahu Akbar!

Baca: Losari Beach Inn Raih Best Guest Service dari Traveloka

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved