Bocah Korban Gempa dan Tsunami Palu Kembali Tersenyum di RS Awal Bros

Bocah korban bencana tsunami gempa asal Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Aura (7) akhirnya bisa menampilkan senyuman merekah.

Bocah Korban Gempa dan Tsunami Palu Kembali Tersenyum di RS Awal Bros
DARUL
Bocah korban bencana tsunami gempa asal Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Aura (7) akhirnya bisa menampilkan senyuman merekah. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bocah korban bencana tsunami gempa asal Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Aura (7) akhirnya bisa menampilkan senyuman merekah.

Senyum bocah perempuan yang sempat diguncang gempa, terhempas tsunami, terlihat saat ditemui tribun di RS Awal Bros, Makassar, Jumat (26/10/2018).

Selama di Awal Bros Jl Urip Sumoharjo, perawatan Aura ditanggung Paramita Foundation atau Majelis Pandita Buddha Maitreya Indonesia (Mapanbumi) Sulsel.

Baca: Sulawesi Rentan Kena Gempa Karena Dikelilingi 40 Patahan Aktif

Baca: 28 Korban Gempa Palu di Pangkep Tak Punya Biaya Pulang

Sekertaris Mapanbumi Sulsel Indriani Tumewu mengatakan, Aura tiba di Kota Makassar sejak tanggal 23 Oktober dan langsung menerima perawatan saat itu.

"Jadi Aura langsung dirawat di rumah sakit Awal Bros waktu itu juga, saat ini Aura sudah kembali tersenyum dan bisa pulang," ungkap Indriani kepada tribun.

Saat itu tiba di UGD RS Awal Bros, Aura langsung ikuti proses foto rongten dan kemudian 24 Oktober, Aura mengikuti dioperasi pada bagian pipi yang terluka.

Selama dirawat dari tanggal 23 hingga 26 Oktober. Aura ditemani kakek Darsun (59) dan nenek Arifah (55) yang sama-sama selamat dari gempa tsunami Palu.

Baca: Pascagempa, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors Bantu Delaer Bosowa di Palu

Baca: Kapal Kemanusiaan Berlabuh di Palu untuk Kedua Kalinya

Kata Indriani Tumewu, Aura kini sudah resmi bisa pulang tapi harus melakukan kontrol pada Rabu 31 Oktober nanti agar bekas operasinya tidak alami infeksi.

"Aura tidak langsung pulang ke Palu, dia masih harus jalani kontrol disini karena disana belum kondusif. Nanti kalau baik baru bisa pulang ke Palu," jelas Indriani.

Halaman
12
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved