Gempa Palu Donggala

BNPB: Transisi Darurat ke Pemulihan Penanganan Gempa di Sulteng Selama Dua Bulan

pertimbangan penetapan status transisi darurat ke pemulihan berdasarkan laporan yang diperolehnya dari tim dan pemerintah setempat.

BNPB: Transisi Darurat ke Pemulihan Penanganan Gempa di Sulteng Selama Dua Bulan
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho saat ditemui di Graha BNPB, Jakarta Pusat. 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, masa tanggap darurat penanganan bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi di Sulawesi Tengah berakhir Jumat (26/10/2018).

Setelah, masa tanggap darurat bencana di Provinsi Sulawesi Tengah berakhir, maka diputuskan penetapan status transisi darurat ke pemulihan gempabumi, tsunami dan likuifaksi di Provinsi Sulawesi Tengah selama 60 hari terhitung mulai tanggal 27/10/2018 hingga 25/12/2018.

Hal ini diputuskan melalui rapat koordinasi yang digelar pada 24-25/10/2018 untuk membahas perkembangan penanganan bencana di Sulawesi Tengah.

"Penetapan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana Gempabumi, Tsunami dan Likuifkasi di Provinsi Sulawesi Tengah ditetapkan berdasar Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Tengah No.466/425/BPBD/2018 pada 25/10/2018," kata Sutopo dalam rilisnya.

Baca: BNPB: Kerugian Akibat Gempa dan Tsunami di Palu Capai Rp 13,82 Triliun

Baca: Update Gempa Palu - BNPB: Sudah 2.073 Korban Meninggal Ditemukan Akibat Gempa dan Tsunami Sulteng

Menurut Sutopo, pertimbangan penetapan status transisi darurat ke pemulihan berdasarkan laporan dari sub satgas bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, penanganan pengungsi, laporan bupati dan Walikota.

Serta masukan dari Kepala BNPB, dimana kondisi masyarakat sudah kondusif.

"Untuk mempercepat pemulihan masih diperlukan koordinasi dan komunikasi yang baik sehingga masa tanggap darurat tidak perlu diperpanjang tetapi masuk ke tahap Transisi Darurat menuju Pemulihan," ujarnya.

Dalam konteks penanganan darurat bencana, tahap transisi darurat ke pemulihan itu masih dalam status keadaan darurat.

Sebab hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, pada penjelasan pasal 23 ayat (1) yang dimaksud status keadaan darurat bencana adalah sejak status siaga darurat, tanggap darurat, dan transisi darurat ke pemulihan.

Baca: BNPB: Pengungsi Akibat Gempa dan Tsunami Palu 70.821, Ini Bantuan yang Mereka Butuhkan

Baca: Bantu Pemulihan Sulteng Pascagempa, XL Bakal Dirikan Sekolah Darurat di Palu

Status transisi darurat ke pemulihan kata Sutopo adalah keadaan dimana penanganan darurat bersifat sementara atau permanen berdasarkan kajian teknis dari instansi yang berwenang, dalam hal ini BNPB dan BPBD.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved