Pemilu 2019
Elektabilitas PKB Lebih Besar dari Golkar, Ini Kata Ketua PKB Sulsel
Partai yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU) tersebut berada di atas ambang batas parlemen sebesar 4 persen.
Penulis: Abdul Azis | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz Alimuddin
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Sulawesi Selatan Azhar Arsyad mengaku bersyukur atas hasil survei Litbang Kompas yang dirilis Selasa (23/10/2018) kemarin.
"Syukur Alhamdulillah. Ini karena gagasan PKB membela rakyat. Islam rahmatan lil alaamiin, masyarat semakin menerima," kata Azhar di Makassar, Rabu (24/10/2018).
Berdasar hasil survei Litbang Kompas yang dilakukan pada 24 September-5 Oktober 2018 lalu, partai yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU) tersebut berada di atas ambang batas parlemen sebesar 4 persen.
Elektabilitas PKB sendiri adalah sebesar 6,3 persen atau di bawah PDI Perjuangan (29,9 persen), Partai Gerindra (16 persen).
Di bawah PKB, ada Partai Golkar yang punya tingkat keterpilihan sebesar 6,2 persen dan Partai Demokrat 4,8 persen.
"Tantangan kami selanjutnya bagaiama survei nasional bisa juga selaras dengan PKB di Sulsel. Sebagai ketua tentu berharap PKB Sulsel bangkit menjadi partai yang lebih besar," jelasnya.
Survei diatas dilakukan terhadap 1.200 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi. Tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 2,8 persen.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ketua-partai-kebangkitan-bangsa-pkb-sulsel-azhar-arsyad_20180412_202206.jpg)