Gempa Palu Donggala

28 Korban Gempa Palu di Pangkep Tak Punya Biaya Pulang

Saat ini, Sahlan dan keluarganya hanya bisa menunggu nasib baik menghampiri mereka.

28 Korban Gempa Palu di Pangkep Tak Punya Biaya Pulang
munjiyah/tribunpangkep.com
Sahlan (55) warga Kampung Wani, Kabupaten Donggala, Sulteng. 

TRIBUNPANGKEP.COM, BALOCCI - Sebanyak 28 pengungsi korban gempa Palu yang mengungsi ke Majennang, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulsel, berencana kembali pulang ke kampung halamannya.

Kepala Keluarga, Sahlan (55) warga Kampung Wani, Kabupaten Donggala, Sulteng, merasakan kejenuhan tidak bekerja selama dalam pengungsian.

"Kami jenuh, karena tidak ada kegiatan dan susah sepertinya lapangan kerja di Pangkep," katanya, Rabu (24/10/2018).

Sahlan ingin pulang bersama keluarganya tetapi terkendala biaya.

Lebih dekat dengan kami, jangan lupa update dan subscribe channel Youtube tribun timur: 

 Follow kami juga di akun Instagram: 

Baca: Sebagian Pengungsi Palu Sudah Tinggalkan Pangkep

"Kita hanya numpang disini, terlalu lama tidak enak juga karena orang yang bantu kami itu sudah banyak bantu. Rencana kalau sudah ada biaya atau fasilitas akomodasi kami akan pulang ke Palu menata hidup lagi," ungkapnya.

Saat ini, Sahlan dan keluarganya hanya bisa menunggu nasib baik menghampiri mereka.

"Kami hanya menunggu nasib baik saja dan terima kasih tidak terhingga kepada keluarga Andi Baso Usman yang memberi tumpangan dan makan kami sekeluarga di sini," tuturnya.

Sahlan dan sekeluarga tiba di Pangkep, Selasa (9/10/2018), menumpangi kapal Tonasa Line.(*)

 
 

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved