Kantor Lurah Pettuadae Maros Dibobol Maling, Komputer dan Raskin Raib

Sebelum beraksi, komplotan pencuri tersebut dicurigai sudah mengintai dan mencari jendela yang mudah dicungkil.

Kantor Lurah Pettuadae Maros Dibobol Maling, Komputer dan Raskin Raib
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Personel Reskrim Polsek Turikale, mendatangi kantor Lurah Pettuadae, untuk melakukan olah TKP kasus pencurian. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Kantor Kelurahan Pettuadae, di jalan Topas, Kecamatan Turikale, Maros, dibobol oleh komplotan maling saat kondisi sedang sepi, Selasa (23/10/2018) dini hari.

Kapolsek Turikale, Kompol Agussalim mengatakan, maling beroperasi saat situasi sedang sepi. Maling yang diperkirakan lebih dari satu orang, masuk melalui jendela.

Sebelum masuk, maling tersebut membuka jendela yang terbuat dari kaca. Setelah terbuka, maling kemudian mencungkil besi pengaman jendela dari luar.

"Kantor Kelurahan Pettuadae, dibobol maling saat kondisi sedang sepi. Maling berhasil masuk ke kantor, setelah membuka kunci jendela dan besi pengaman," kata Agussalim.

Seat terbuka, pelaku masuk ke dalam kantor dan menggasak berbagai barang berharga.

Barang yang hilang yakni, satu unit komputer merk HP ukuran 23 inci. Komputer tersebut tersimpan di atas meja kerja ruang operator.

Satu unit komputer merk Asus ukuran 23 inci yang berada di ruangan Lurah, serta 10 karung beras miskin (raskin) yang ditumpuk di aula.

"Pencuri ini mengambil dua komputer dan bantuan beras miskin yang siap diedar. Kemungkinan, pelaku ini menggunakan mobil saat beraksi," katanya.

Sebelum beraksi, komplotan pencuri tersebut dicurigai sudah mengintai dan mencari jendela yang mudah dicungkil. Jendela yang dirusak berada di samping ruangan operator.

Setelah menerima laporan, Piket Reskrim yang dipimpin Brigpol Dedi Dirman Said mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP.

"Kasus ini, sementara kami usut. Kami sementara melakukan pencarian pelaku dan memeriksa saksi-saksi," katanya.

Kasus pencurian tersebut, merupakan keseksian kalinya. Namun belum ada pelaku yang berhasil ditangkap, diantaranya kasus perampokan uang Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tahun 2016.

Lebih dekat dengan kami, jangan lupa update dan subscribe channel Youtube tribun timur: 

 Follow kami juga di akun Instagram: 

Baca: Jelang PSM vs Persib - Rahmat: Kami On Fire! Persib Bandung Datang di Waktu Tidak Tepat

Baca: Catat Ini Janji Patrich Wanggai Jelang Tandang ke Markas PSM, Head to Head 2 Tim Terbaik Liga 1

Baca: 2 Link Live Streaming Timnas U-19 Vs UEA U-19, Belajar dari Pengalaman Evan Dimas Tahun 2014

Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved