Universitas Sawerigading Makassar Gelar Pelatihan Paralegal Angkatan ke-IV

Pelatihan paralegal tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulsel, diikuti sebanyak 35 perserta.

Universitas Sawerigading Makassar Gelar Pelatihan Paralegal Angkatan ke-IV
nurhadi/tribunsulbar.com
Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) Universitas Sawerigading (Unsa) Makassar, kembali menggelar pelatihan paralegal angkatan ke-4, Sabtu (20/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAKASSAR - Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum (LKBH) Universitas Sawerigading (Unsa) Makassar, kembali menggelar pelatihan paralegal angkatan ke-4, Sabtu (20/10/2018).

Pelatihan paralegal tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulsel, diikuti sebanyak 35 perserta.

Ketua LKHB Unsa Makassar, Maemanah, mengatakan, pelatihan parapegal ini akan berlangsung selama dua hari, dari tanggal 20-21 Oktober 2018.

"Unsa Makassar sudah melaksanakan pelatihan paralegal sejak tahun 2017. Kemudian sudah menangani delapan perkara prodeo, khusus mereka yang tidak memiliki kemampuan akses keadilan dan hukum,"ujar Maemanah dalam rilis yang diterima TribunSulbar.com.

Ia menjelaskan, paralegal dibutuhkan untuk membantu masyarakat yang tidak mampu dalam mengakses keadilan dan hukum.

"Dalam kegiatan ini akan diberikan materi hukum pidana, hukum perdata, litigasi dan non litigasi (mediasi dengan mengatasi di luar pengadilan,"ujarnya.

Wakil Rektor III Unsa Makassar Dr. Amran SH. Mhum, mengatakan, paralegal adalah kerja sosial, maka segala kemampuan apakah materi atau pikiran bisa dikerahkan untuk membantu masyarakat.

"Paralegal adalah pra untuk menjadi seorang lawyer, untuk melakukan investigasi dan penanganan hukum, bagaimana memberikan manfaat pada masyarakat yang tidak mampu,"katanya.

Sementara Dekan Fakultas Hukum Universitas Sawerigading Dr. Asmah, SH.,MH menambahkan, pelatihan paralagel yang sudah masuk angkatan ke-IV, diharapkan para alumni pelatihan sudah dibekali kemampuan untuk melakukan pendampingan hukum sampai di kantor polisi dan kejaksaan.

"Namun belum bisa beracara di pengadilan, kami berbangga sejak tahun 2017 berdiri LKBH telah banyak melibatkan mahasiswa dalam pelatihan paralegal ini, semoga bisa dimanfaatkan dalam membantu masyarakat kurang mampu dan marginal yang berurusan dengan persoalan hukum,"tuturnya.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved