Target 5 Juta Wisnus, Borobudur Jualan Paket Wisata di Makassar
Borobudur sebagai satu diantara 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) yang diandalkan dalam mendatangkan wisatawan mancanegara
Penulis: Hasrul | Editor: Nurul Adha Islamiah
TRIBUN-TIMUR. COM, MAKASSAR -Kementerian Parawisata (Kemenpar) Republik Indonesia (RI) menggelar Misi Penjualan Destinasi Prioritas Borobudur di enam kota, salah satunya Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (18/6/2018).
Kegiatan tersebut dibuka, Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar RI, Sumarni dan dihadiri Kepala Dinas Parawisata Sulawesi Selatan (Sulsel), Musaffar dan puluhan tamu undangan.
Borobudur sebagai satu diantara 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) yang diandalkan dalam mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) maupun menggerakan wisatawan nusantara (wisnus).
Borobudur, tahun ini mentargetkan 4,3 juta wisnus dan akan meningkat menjadi 5 juta wisnus pada 2019. Sebagai upaya untuk mencapai target tersebut, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar menggelar Misi Penjualan DPP Borobudur.
Dengan memfasilitasi 10 industri pariwisata yaitu travel agent, tour operator, hotel, resort, homestay, dan desa wisata dari Jogjakarta dan Jawa Tengah sebagai sellers untuk bertemu bisnis dalam table top dengan 50 industri pariwisata di Sulawesi Selatan sebagai buyers .
“Kegiatan misi penjualan ini sebagai upaya mendorong peningkatan kunjungan wisnus melalui penjualan paket-paket wisata ke Borobudur yang tahun ini mentargetkan 4,3 juta wisnus dan akan meningkat menjadi 5 juta wisnus pada tahun depan,” kata Sumarni.
Sumarni menjelaskan, dipilihnya Makassar sebagai tempat untuk memasarkan paket wisata Borobudur dengan mempertimbangkan kemudahan unsur 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas) utamanya konektivitas penerbangan langsung dari Makassar ke Semarang, Jawa Tengah maupun ke Yogyakarta.
Penerbangan dari Makassar ke Semarang tercatat sebanyak 10 penerbangan per hari dengan maskapai Garuda, Lion, Batik dan Sriwijaya, sedangkan ke Yogyakarta 17 kali penerbangan dengan Garuda, Citilink, Lion, Batik dan Sriwijaya.
“Kegiatan misi penjualan ini sebagai bagian dari strategi memasaran 10 DPP dengan pendekatan DOT (Destination, Origination, dan Time),” tutur Sumarni setelah membuka acara tersebut.
10 DPP yang dimaksud ialah Danau Toba, Tanjung Kelayang, Kepulauan Seribu, Tanjung Lesung, Borobudur, Bromo Tengger Semeru, Morotai, Wakatobi, Labuan Bajo, dan Mandalika. (*)