Harga Impor Gandum Naik, Penjualan Perusahaan Terigu Ini Naik 20%
"Ada penyesuaian harga secara bertahap pada beberapa jenis produk. Khususnya yang non premium"
Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Eastern Pearl Flour Mills (EPFM) perusahaan terigu terkemuka Tanah Air mampu mencatat penjualan signifikan di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.
Bayangkan, komuditi gandum sebagai bahan utama pembuatan tepung terigu harus diimpor, sehingga mengikuti harga dollar yang sedang menguat belakangan ini.
Tercatat, periode Januari-September 2018 penjualan tumbuh hingga 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
GM Operation PT EPFM, Max Bresslauer di sela pelepasan bantuan kepada korban gempa dan tsunami Palu, Sulawesi Tengah di kantornya Jl Hatta Makassar, Kamis (18/10/2018) menuturkan, pelemahan rupiah sejak awal tahun diakui turut berpengaruh kepada operasional perseroan. Sebab bahan baku merupakan komoditi impor.
"Sehingga ada penyesuaian harga secara bertahap pada beberapa jenis produk. Khususnya yang non premium," kata Max sapaanya.
Kendati demikian, lanjutnya, penjualan tetap mengalami kenaikan di wilayah timur. Hal ini disebabkan oleh semakin menggeliatnya usaha anak muda alias kaum milenial yang berbasis kuliner berbahan baku terigu.
"Peningkatannya mulai dua tahun terakhir," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pt-eastern-pearl-flour-mills_20181018_191106.jpg)