Hanura Makassar Keluhkan Lambannya KPU Memasang APK Peserta Pemilu
Adapun peserta Pemilu 2019 di Makassar adalah 16 partai politik, calon anggota DPD RI, dan calon presiden dan wakil presiden.
Penulis: Abdul Azis | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz Alimuddin
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kota Makassar, Muhammad Yunus HJ, menilai bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar lamban memasang Alat Peraga Kampanye (APK) milik peserta Pemilu 2019.
Adapun peserta Pemilu 2019 di Makassar adalah 16 partai politik, calon anggota DPD RI, dan calon presiden dan wakil presiden.
Lambannya KPU Makassar memasang alat peraga yang difasilitasi oleh KPU, dinilai mantan Ketua Fraksi Hanura DPRD Makassar tersebut, sebagai kerugian besar bagi seluruh partai politik. Khususnya parpol pendatang baru.
"Jelas kerugian besar buat kami karena masa kampanye sudah berlangsung lama. Hampir satu bulan belum ada satupun terpasang," ujar Ketua Komisi B DPRD Makassar itu, Selasa (16/10/2018).
Yunus pun berharap agar KPU Makassar segera memasang baliho dan spanduk yang difasilitasinya. Hal itu agar proses pemasangan APK tambahan dari parpol juga bisa cepat terpasang.
"Kita harapankan KPU supaya secepatnya APK dipasang. Kita ikuti tahapan yang ada, jangan kemudian ditahan-tahan," kata Yunus.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/yunus-hj_20181016_140301.jpg)