Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Nilai Ekspor Sulsel Turun 5,78% di September 2018

nilai ekspor yang dikirim melalui pelabuhan Sulsel pada September 2018 tercatat mencapai US$ 93,80 Juta.

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Nurul Adha Islamiah
abdiwan/tribuntimur.com
Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulsel, Akmal dalam rilis bulanan di kantornya Jl Haji Bau Makassar, Senin (17/9/2018) menuturkan, neraca perdagangan Sulsel mengalami defisit karena nilai impor lebih tinggi dibandingkan ekspor pada Agustus 2018. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan (Sulsel) merilis data terkait Perkembangan Ekspor dan Impor September 2018 di kantornya Jl Haji Bau Makassar, Senin (15/10/2018).

Kepala BPS Sulsel Yos Rusdiansyah didampingi Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulsel Akmal menuturkan, nilai ekspor yang dikirim melalui pelabuhan Sulsel pada September 2018 tercatat mencapai US$ 93,80 Juta.

"Angka ini mengalami penurunan sebesar 5,78 persen bila dibandingkan nilai ekspor Agustus 2018 yang mencapai US$ 99,55 Juta," kata Yos sapaannya.

Sementara itu, capaian September 2018 tercatat mengalami peningkatan sebesar 15,82 persen dari kondisi bulan yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$ 80,98 Juta.

Lima komoditas utama yang diekspor pada September 2018 yaitu nikel, biji bijian berminyak dan
tanaman obat, kayu dan barang dari kayu, lak, getah dan damar, serta ikan, udang serta hewan air tidak bertulang belakang lainnya dengan distribusi persentase masing-masing 62,81 persen, 12,30 persen, 4,16 persen, 4,11 persen dan 3,85 persen.

"Sebagian besar ekspor pada September 2018 ditujukan ke Jepang, Tiongkok, Amerika Serikat dan
Australia dengan proporsi masing-masing 66,58 persen, 20,82 persen, 4,19 persen dan 1,82 persen," ujarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved