Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Maros Diguyur Hujan Satu Jam

Hujan deras tersebut membuat sejumlah pengendara motor berhenti berteduh. Seperti di warkop 89 jalan Pettarani.

Penulis: Ansar | Editor: Imam Wahyudi
ansar/tribunmaros.com
Kota Maros diguyur hujan sejak pukul 16.00 wita, hingga 17.00 wita, Senin (15/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Kota Maros diguyur hujan sejak pukul 16.00 wita, hingga 17.00 wita, Senin (15/10/2018).

Setelah hujan mulai reda, kondisi Maros, khususnya di sekitaran kantor bupati, mendung.

Hujan tersebut membuat jalanan basah. Tidak ada lagi debu yang berterbangan.

Hujan deras tersebut membuat sejumlah pengendara motor berhenti berteduh. Seperti di warkop 89 jalan Pettarani.

Seorang pengendara motor, Bakri mengaku tidak menyangka akan hujan deras. Hal tersebut membuatnya tidak menyediakan mantel atau jas hujan.

"Saya tidak menyangka hujan deras. Tadi, cuaca panas, tiba-tiba hujan. Baru tidak ada mantel," kata Bakri saat berteduh di warkop 89.

Dia senang lantaran hujan mulai mengguyur. Pasalnya, beberapa bulan terkahir, Maros mengalami krisis air bersih lantaran musim kemarau.

"Alhamdulillah, sudah mulai hujan. Semoga air PDAM mulai lancar," katanya.

Warga Buttatoa, Maros tersebut melanjutkan perjalanannya setelah hujan berhenti.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved