Aktivitas Tambang Liar Masih Beroperasi di Desa Anrang Bulukumba, Polisi Lakukan Pembiaran?

Kepala desa setempat juga saling lempar tangan, tak ada ingin berkomentar terkait aktivitas tambang di desa itu.

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU -Dugaan aktivitas tambang galian C di Dusun Mattoanging, Desa Anrang, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulsel, hingga kini masih beroperasi.

Beberapa warga mulai resah dengan aktivitas tambang di desa itu. Pasalnya, dinilai dapat berdampak pada pengrusakan lingkungan.

Fanspage TribunBulukumba.com, juga dihiasi oleh pertanyaan beberapa warga desa. Salahsatunya dibubuhkan oleh pemilik akun @Agung Aditya S.

"Ini blom ada titik terang sampai sekarang," tulisnya.

Kepala desa setempat juga saling lempar tangan, tak ada ingin berkomentar terkait aktivitas tambang di desa itu.

Beberapa waktu lalu, salah seorang warga Dirman, menjelaskan bahwa aktivitas tambang sudah melanggar.

"Melanggar karena aktivitas yang dapat izin hanya pengerukan sungai di bagian atas bendungan. Tapi faktanya sudah melewati batas," ujarnya.

Selain itu, kata Dirman, izin pengerukan sungai hanya sebulan. Sementara aktivitas yang dilakukan sudah masuk dua bulan.

"Hasil pengerukan itu seharusnya kan tidak bisa dijual. Tapi disana itu langsung dijual," jelas Dirman.

Saat dikonfirmasi, Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter), Polres Bulukumba, Bripka Ahmad Fatir, mengaku bakal segera melakukan penindakan.

"Kami akan lakukan penindakan, kami akan ke lokasi," singkat Bripka Ahmad Fatir.

Namun, ia belum dapat memastikan kapan penindakan tersebut bakal dilaksanakan. (*)

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved